Selebgram Bersuara Terkait Kasus Dugaan Pemerkosaan
Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan seksual kembali menjadi perhatian publik setelah seorang selebgram berinisial CRA mengungkap pengalaman yang dialaminya tujuh tahun lalu.
Pengakuan tersebut disampaikan melalui media sosial dan memicu respons luas dari warganet.
CRA menyebut peristiwa itu terjadi saat dirinya berada di sebuah tempat hiburan malam untuk menemani temannya yang sedang bekerja sebagai DJ.
Ia mengaku merasa aman karena mengenal sejumlah orang di lokasi tersebut.
Menurut penuturannya, seorang pria yang dikenalnya secara sosial tiba-tiba menghampirinya dan mengajaknya berbicara.
Situasi kemudian berubah ketika pria tersebut diduga menarik paksa pergelangan tangannya dan membawanya ke sebuah ruangan yang disebut tidak dapat diakses oleh pengunjung umum.
CRA menyatakan sempat berusaha melawan, namun dalam kondisi panik dan takut.
Ia menggambarkan reaksi tersebut sebagai respons spontan yang kerap dialami korban kekerasan seksual, di mana tubuh dan pikiran berada dalam keadaan syok sehingga sulit bereaksi secara tegas.
Setelah pengakuan tersebut dipublikasikan, kasus ini menjadi viral dan menuai beragam tanggapan.
Namun, alih-alih hanya berstatus pelapor, CRA justru dilaporkan balik atas dugaan pencemaran nama baik.
Perkembangan ini kembali memunculkan diskusi mengenai perlindungan hukum bagi korban kekerasan seksual, termasuk risiko kriminalisasi terhadap pihak yang bersuara.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait perkembangan laporan tersebut.