Antisipasi 2 Gelombang Arus Balik Akan Datang, Kakorlantas Berlakukan Rekayasa Lalin
Jakarta, tvOnenews.com - Memasuki akhir masa arus balik Lebaran 2026, Korlantas Polri mengantisipasi munculnya gelombang kedua pergerakan kendaraan menuju Jakarta. Sejumlah skenario rekayasa lalu lintas disiapkan untuk mengurai potensi kepadatan.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyebut arus balik tahun ini terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama terjadi pada 24 Maret, sementara gelombang kedua diprediksi berlangsung pada 28 Maret mendatang.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Korlantas akan melakukan koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan dan operator jalan tol. Salah satu opsi yang disiapkan adalah penerapan one way lokal di sejumlah ruas Tol Trans Jawa.
Sementara itu, pantauan di Gerbang Tol Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, menunjukkan arus lalu lintas masih relatif lengang pada pagi hari.
Dalam satu jam, kendaraan yang melintas tercatat kurang dari 500 unit, lebih rendah dibanding sore atau malam hari yang bisa mencapai lebih dari 1.000 kendaraan per jam.
Data pengelola tol mencatat sekitar 8.000 kendaraan masuk dan sekitar 15.000 kendaraan keluar melalui gerbang tol tersebut dalam kurun waktu hampir 24 jam. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya.
Kondisi serupa juga terlihat di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Arus kendaraan di dermaga eksekutif terpantau landai tanpa antrean panjang. Dalam 24 jam terakhir, sekitar 10 ribu kendaraan telah menyeberang ke Pulau Jawa.
Sementara jumlah penumpang pejalan kaki tercatat sekitar 4.000 orang. Secara keseluruhan, sekitar 49 persen pemudik telah kembali ke Pulau Jawa, sedangkan 51 persen lainnya diperkirakan akan melakukan perjalanan pada gelombang kedua.
PT ASDP juga menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk penerapan sistem single ticketing serta skema tiba, bongkar, berangkat untuk mempercepat arus kendaraan saat terjadi lonjakan. Puncak arus balik gelombang kedua diprediksi terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026.