Pramono Geram Aduan Warga di JAKI Direspons Pakai AI
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti viralnya unggahan aduan warga di aplikasi JAKI yang ditindaklanjuti dengan foto hasil editan kecerdasan buatan.
Ia menyatakan geram atas dugaan manipulasi tersebut dan langsung menginstruksikan Inspektorat DKI Jakarta untuk melakukan pemeriksaan terhadap aparatur wilayah yang terlibat.
Pramono menegaskan pemerintah daerah akan menjatuhkan sanksi tegas kepada aparatur sipil negara jika terbukti memanipulasi bukti menggunakan AI.
Ia menekankan pentingnya transparansi dalam pelayanan publik, termasuk dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Menurutnya, lebih baik laporan dinyatakan belum selesai daripada menggunakan bukti yang tidak sesuai kondisi lapangan.
Kasus tersebut bermula dari aduan warga terkait parkir liar di Jalan Damai, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Jalan yang sempit disebut kerap dipenuhi kendaraan yang parkir di pinggir jalan, sehingga menyulitkan akses warga.
Sejumlah warga mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung lama dan bahkan garasi rumah mereka kerap digunakan sebagai tempat parkir.
Setelah kasus tersebut viral, petugas dari Kecamatan Pasar Rebo langsung melakukan monitoring di lokasi. Petugas menertibkan kendaraan yang terparkir sembarangan serta memberikan teguran kepada pemilik bengkel yang diduga memarkir kendaraan pelanggan di sepanjang jalan.
Pihak kecamatan menyatakan akan melakukan pengawasan rutin untuk mencegah parkir liar kembali terjadi. Jika masih ditemukan kendaraan roda empat yang parkir sembarangan, petugas akan mengambil tindakan tegas berupa penderekan.