Suasana Duka di Pemakaman Korban Tabrakan KRL KA Argo Bromo
Bekasi, tvOnenews.com - Suasana duka menyelimuti sejumlah wilayah di Jabodetabek dan daerah lain setelah kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur menelan korban jiwa.
Sejumlah jenazah korban telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan.
Di Kabupaten Bekasi, rumah duka salah satu korban, Adelia Rifani, dipenuhi kerabat dan tetangga yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.
Jenazah korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Wajaya, Cibitung, setelah sebelumnya disemayamkan di kediamannya.
Pihak keluarga diketahui sempat mencari keberadaan korban ke lokasi kejadian setelah mendengar kabar kecelakaan, sebelum akhirnya mendapatkan informasi bahwa korban telah dievakuasi ke rumah sakit dalam kondisi meninggal dunia.
Pemakaman juga berlangsung di berbagai daerah lain. Salah satu korban, Ristuti Kusti Rahayu, dimakamkan di kampung halamannya di Wonogiri, Jawa Tengah.
Jenazah tiba di lokasi pemakaman pada dini hari dan langsung disalatkan sebelum dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.
Keluarga mengaku baru menerima kabar duka beberapa jam setelah kejadian, yang menimbulkan keterkejutan dan kesedihan mendalam.
Korban lainnya, Nurlela, yang berprofesi sebagai guru sekolah dasar di Jakarta Timur, juga telah dimakamkan di wilayah Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.
Rumah duka didatangi oleh keluarga, rekan kerja, serta para siswa yang turut merasakan kehilangan.
Sosok korban dikenal sebagai pengajar yang sabar dan berdedikasi, sehingga kepergiannya meninggalkan duka tidak hanya bagi keluarga tetapi juga lingkungan sekolah.
Proses pemulangan jenazah dilakukan secara bertahap seiring proses identifikasi oleh tim forensik.
Sebagian korban sebelumnya sempat sulit dikenali sehingga membutuhkan waktu tambahan dalam proses identifikasi sebelum diserahkan kepada keluarga.
Sementara itu, penanganan korban luka masih terus berlangsung di sejumlah rumah sakit di Bekasi dan Jakarta.
Pemerintah bersama tim gabungan terus melakukan pendampingan terhadap keluarga korban, termasuk memastikan proses pemakaman berjalan lancar dan kebutuhan administratif terpenuhi.