news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kronologi Pembunuhan Keji dan Rudapaksa Anak 12 Tahun di Makassar

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:25 WIB
Reporter:

Makasssar, tvOnenews.com - Artikel ini mengandung konten eksplisit kekerasan seksual atau pemerkosaan yang dapat memicu kondisi emosi dan mental pembaca. Kami menyarankan Anda tidak meneruskan membacanya jika mengalami kecemasan dan meminta bantuan profesional.

Kasus dugaan pembunuhan disertai pemerkosaan terhadap seorang anak perempuan berusia 12 tahun mengguncang Kota Makassar, Sulawesi Selatan. 

Aparat kepolisian telah mengamankan seorang remaja berusia 19 tahun yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Korban ditemukan meninggal dunia di sebuah bangunan kosong di Kecamatan Tallo pada Selasa pagi.

Sebelumnya, korban dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak malam hari. Keluarga sempat melakukan pencarian hingga dini hari sebelum korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 05.00 WITA di area toilet bangunan yang sudah lama tidak digunakan. 

Saat ditemukan, kondisi korban sangat memprihatinkan dan ditemukan sejumlah luka pada tubuhnya.

Kapolrestabes Makassar menjelaskan bahwa penyelidikan mengarah kepada pelaku setelah beberapa saksi melihat korban terakhir kali bersama terduga pelaku. 

Polisi juga menilai pelaku sempat berupaya mengalihkan perhatian warga dan petugas ketika proses olah tempat kejadian perkara berlangsung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga telah memperhatikan pergerakan korban sejak beberapa waktu sebelumnya. 

Pada malam kejadian, korban diketahui berjalan seorang diri sehingga diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya. Polisi menyebut korban kemudian dibawa ke bangunan kosong tempat kejadian perkara.

Aparat mengungkapkan korban mengalami tindak kekerasan fisik dan seksual sebelum akhirnya meninggal dunia. 

Saat ini, penyidik masih menunggu hasil autopsi lengkap dari tim kedokteran forensik untuk melengkapi proses penyidikan dan memastikan seluruh rangkaian kejadian secara detail.

Dalam pemeriksaan sementara, pelaku disebut sempat mengonsumsi obat-obatan tertentu sebelum melakukan aksinya. 

Polisi juga mendalami latar belakang pelaku, termasuk dugaan kebiasaan mengakses konten pornografi dan penggunaan obat daftar G. 

Meski demikian, aparat menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan secara sadar dan memiliki unsur kesengajaan.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:08
02:43
02:48
05:11
01:51
04:58

Viral