news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Warga Lampung Timur Digegerkan dengan Penemuan Mayat di Saluran Irigasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:38 WIB
Reporter:

Lampung Timur, tvOnenews.com - Polisi menangkap dua pelaku pembunuhan terhadap Thomas Agung Wijaya alias P, pria yang ditemukan tewas di saluran irigasi Desa Karya Tani, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur AKP Stefanus Renaldo Fajar Nuswantoro mengatakan dua pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial FK (22) dan A (17).

FK diduga sebagai pelaku utama, sedangkan A berperan membantu dan memfasilitasi aksi pembunuhan tersebut.

Menurut hasil penyidikan sementara, motif pembunuhan diduga dipicu sakit hati dan persoalan asmara. Polisi menemukan adanya konflik antara pelaku dan korban yang berkaitan dengan mantan kekasih pelaku.

Polisi mengungkap, pelaku terlebih dahulu merencanakan pertemuan dengan korban. A atas perintah FK menghubungi korban melalui media sosial dan mengajaknya bertemu di wilayah Kecamatan Labuhan Maringgai.

Korban kemudian diajak menuju area irigasi di Dusun III, Desa Karya Tani. Di lokasi tersebut, korban diduga langsung diserang menggunakan senjata tajam jenis karambit.

Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dan mendapatkan pertolongan warga. Namun, korban akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 00.30 WIB.

Setelah kejadian, FK melarikan diri ke wilayah Desa Pulau Meranti. Saat hendak ditangkap, pelaku disebut melakukan perlawanan sehingga polisi mengambil tindakan tegas terukur.

Dari lokasi persembunyian pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam jenis karambit dan laduk, alat isap sabu, serta ribuan butir obat keras jenis trihexyphenidyl atau eksimer.

Atas perbuatannya, FK dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara maksimal 20 tahun.

Sementara itu, pelaku berinisial A yang masih berusia 17 tahun diproses sesuai ketentuan peradilan anak dan terancam hukuman dua pertiga dari ancaman pidana pelaku utama. Polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya motif lain dalam kasus tersebut.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:43
01:17
01:25
01:33
01:17
01:06

Viral