news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Misteri Pembunuhan Bocah 11 Tahun di Sragen, Polisi Temukan Petunjuk Baru

Senin, 8 Juni 2026 - 14:51 WIB
Reporter:

Sragen, tvOnenews.com - Kepolisian terus mendalami kasus pembunuhan seorang bocah perempuan kelas 5 sekolah dasar yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Dukuh Bromo Asri, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Tim Satreskrim Polres Sragen bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab kematian korban berinisial B yang masih berusia 11 tahun.

Dalam olah TKP lanjutan tersebut, polisi turut melibatkan ibu kandung korban, Dewi Sri Lestari, untuk merekonstruksi kronologi saat pertama kali menemukan anaknya dalam kondisi mengenaskan.

Korban diketahui pertama kali ditemukan oleh sang ibu sepulang bekerja sebagai buruh pabrik rokok pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat memasuki rumah, ibu korban mendapati anaknya telah tergeletak bersimbah darah di dalam kamar.

Mengetahui kondisi tersebut, ibu korban berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian yang segera mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan.

Kasatreskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP secara berkelanjutan dan hingga kini lokasi kejadian masih berstatus quo untuk kepentingan penyelidikan.

Menurutnya, polisi telah memeriksa lebih dari tujuh saksi dari lingkungan keluarga, sosial, hingga sekolah korban. Selain itu, penyidik juga melakukan penyelidikan berbasis data dengan mengumpulkan barang bukti, hasil pemeriksaan forensik, serta rekaman CCTV dan data digital lainnya.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk senjata tajam jenis parang yang ditemukan memiliki bercak darah.

Meski demikian, hingga kini penyidik belum mengungkap motif pasti di balik pembunuhan tersebut. Polisi menyebut sudah menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada pengungkapan kasus, namun informasi tersebut belum dapat dipublikasikan demi kepentingan penyelidikan.

Dari hasil pendataan sementara, polisi menemukan adanya barang milik korban yang hilang, yakni satu unit sepeda motor dan sebuah telepon genggam. 

Temuan tersebut membuka kemungkinan adanya unsur pencurian dalam kasus tersebut. Namun, penyidik masih mendalami kemungkinan motif lain dan tidak ingin terburu-buru menyimpulkan penyebab kejadian.

Jenazah korban telah menjalani pemeriksaan forensik untuk membantu mengungkap penyebab kematian. Sementara itu, polisi memastikan proses penyelidikan terus berlangsung guna mengidentifikasi dan menangkap pelaku.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:25
00:57
05:05
02:16
00:51
03:20

Viral