news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Harga Obat Naik hingga 20 Persen, Apotek Sebut Dipicu Kenaikan Biaya Impor

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:25 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com - Harga sejumlah obat-obatan di berbagai daerah mulai mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan harga yang mencapai 10 hingga 20 persen tersebut diduga dipengaruhi oleh meningkatnya biaya bahan baku impor serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Di Kota Bandung, Jawa Barat, kenaikan harga terjadi pada berbagai jenis produk farmasi, mulai dari obat resep dokter hingga obat bebas yang umum digunakan masyarakat.

Apoteker menyebut sebagian besar bahan baku obat masih bergantung pada impor sehingga perubahan kurs dan biaya distribusi berdampak langsung terhadap harga jual.

Menurutnya, rata-rata kenaikan harga obat berkisar antara 10 hingga 20 persen. Namun besaran kenaikan berbeda pada setiap produk, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah untuk jenis obat tertentu.

Kondisi serupa juga terjadi di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Sejumlah apotek melaporkan harga obat telah meningkat sejak sekitar dua bulan terakhir.

Kenaikan tidak hanya terjadi pada obat resep, tetapi juga mencakup obat generik, vitamin, dan suplemen kesehatan. Pegawai apotek menyebut melemahnya nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga.

Selain membebani konsumen, kenaikan harga obat juga disebut berdampak pada penurunan daya beli masyarakat. Sejumlah apotek mengaku mengalami penurunan penjualan karena konsumen mulai mengurangi pembelian atau memilih produk dengan harga yang lebih terjangkau.

Pelaku usaha farmasi berharap stabilitas nilai tukar dan biaya impor dapat terjaga agar kenaikan harga obat tidak semakin membebani masyarakat di tengah kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:26
03:54
02:53
06:31
03:02
01:08

Viral