news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kisah Serda Ede Pandu, Awak KRI Nanggala 402 yang Baru Menikah Dua Bulan Lalu | tvOne Minut

Jumat, 23 April 2021 - 09:48 WIB
Reporter:

Banyuwangi, Jatim, Klik Disini - Salah satu awak kapal selam TNI-AL KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan utara Laut Bali pada Rabu (21 April 2021) sekitar pukul 03:45 WIB, yakni Serda Ede Pandu Yudha Kusuma, baru dua bulan lalu melangsungkan pernikahan dengan istrinya Mega Dian Pratiwi (23).

Yayak Dwi Ernawati (46), mertua dari Serda Pandu, saat ditemui di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis malam menceritakan Serda Pandu belum genap dua bulan menikahi putrinya, Mega Dian Pratiwi. Setelah menikah, sekitar tiga hari kemudian langsung berangkat ke Surabaya, dan pada hari Senin (18 April 2021) menghubungi kami menyampaikan akan mengikuti latihan militer," katanya.

Yayak masih meyakini bahwa menantunya Serda Pandu akan kembali dan pulang dengan selamat. "Saya sangat yakin Pandu akan kembali dengan selamat," kata Yayak, saat ditemui di kediamannya di Dusun Krajan, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.

Ia mengaku mendapatkan informasi mengenai hilangnya kontak kapal selam Nanggala-402 yang di dalamnya juga ada Serda Pandu, setelah berbuka puasa pada Rabu (21 April 2021). Yayak mengaku memperoleh informasi hilangnya kontak Nanggala-402 dari teman-temannya. "Memang sampai sekarang kami belum dapat informasi secara utuh dari Lanal Banyuwangi, rencananya malam ini atau besok kami ke sana (Lanal)," tuturnya.

Kapal selam KRI Nanggala-402 yang membawa 53 awak hilang kontak sejak Rabu (21 April 2021) pagi di perairan utara Laut Bali. TNI telah mengerahkan lima KRI dan satu helikopter yang melakukan operasi pencarian dengan kekuatan yang lebih dari 400 personel dalam proses pencarian.

Secara teknis, KRI Nanggala-402 berasal dari Type 209/1300 yang dibuat galangan kapal Howaldtswerke di Kiel, Jerman Barat, yang dipesan Indonesia pada 1977, dan memasuki dinas aktif pada 1981. Sistem propulsi KRI Nanggala-402 berintikan motor diesel-elektrik Siemens low-speed yang tenaga kerjanya langsung disalurkan ke baling-baling di buritan.

Kekuatan daya dorongnya adalah 5.000 shp (shaft horse power), sedangkan baterai-baterai listriknya dengan bobot sekitar 25 persen bobot bruto kapal menyimpan daya listrik. Adalah empat mesin diesel MTU diesel supercharged yang bertanggung jawab dalam penyediaan daya listrik kapal. (ari/ant)

(Lihat juga Kapal Selam KRI Nanggala 402 Hilang Kontak Saat Latihan)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:28
05:13
03:46
05:27
02:26
01:41

Viral