Misteri Kematian Dokter PPDS, CCTV Rekam Korban Keluar dari RS
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi masih menyelidiki penyebab kematian dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berinisial AKL yang ditemukan meninggal dunia di semak belukar di samping pagar RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak, Riau.
Korban diketahui menghilang sejak Senin (13/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah tidak dapat dihubungi, istrinya bersama pihak rumah sakit melakukan pencarian.
Rekaman CCTV menunjukkan korban terakhir terlihat berjalan seorang diri keluar dari area rumah sakit melalui pintu depan pos keamanan.
Keesokan harinya, korban ditemukan meninggal dunia oleh dua petugas keamanan dan seorang sopir ambulans.
Kasatreskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos Parmulai mengatakan hasil autopsi sementara belum dapat memastikan penyebab kematian.
Tim forensik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, termasuk enam sampel histopatologi forensik dan tujuh sampel toksikologi forensik.
Pemeriksaan awal menemukan luka berbentuk titik disertai pembengkakan pada punggung tangan kiri, memar di bagian kepala akibat benturan benda tumpul, serta sejumlah luka pascakematian yang diduga disebabkan gigitan serangga.
Hingga kini polisi telah memeriksa lima saksi, terdiri dari tiga pegawai rumah sakit yang menemukan korban serta dua dokter pembimbing korban selama menjalani pendidikan spesialis.
Selain itu, penyidik kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Bidokkes Polda Riau dan mengirim sejumlah barang bukti ke laboratorium forensik.
Barang bukti tersebut antara lain satu botol obat propofol, dua ampul lidokain HCl, dua ampul obat lain, serta beberapa alat suntik, termasuk dua spuit yang diduga telah digunakan.
Berdasarkan rekaman CCTV, polisi memastikan korban keluar dari rumah sakit sekitar pukul 18.06 WIB dan mengarah ke lokasi penemuan jenazah.
Namun, penyidik masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk dengan memeriksa keluarga dan rekan sejawat korban setelah proses berkabung selesai.