Polisi Tiga Kali Olah TKP Kasus Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur
Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian masih menyelidiki kasus tewasnya seorang petugas keamanan (satpam) yang ditemukan mengambang di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dengan kondisi tangan terborgol.
Hampir sepekan sejak jasad korban ditemukan, pelaku pembunuhan belum berhasil diungkap dan penyidik masih mendalami berbagai kemungkinan motif di balik peristiwa tersebut.
Korban ditemukan meninggal dunia di perairan Waduk Jatiluhur pada Jumat (24/7/2026). Penemuan jasad dengan kondisi tangan terborgol sempat menggegerkan masyarakat dan memunculkan dugaan kuat bahwa korban merupakan korban tindak pembunuhan.
Dalam proses penyelidikan, Satreskrim Polres Purwakarta telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak beberapa kali.
Penyidik juga memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik yang berada di sekitar lokasi serta memintai keterangan dari lebih dari 15 saksi, yang terdiri atas anggota keluarga, rekan kerja, hingga pihak-pihak yang diduga mengetahui aktivitas terakhir korban.
Kapolres Purwakarta menyatakan penyidik masih terus mendalami seluruh keterangan saksi dan menganalisis barang bukti yang telah dikumpulkan.
Polisi mengaku telah mengantongi sejumlah petunjuk terkait identitas pihak yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut, namun belum dapat menyampaikannya kepada publik karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Sejumlah kemungkinan motif juga masih didalami penyidik. Di antaranya dugaan keterkaitan dengan kelompok geng motor, persoalan dendam pribadi, hingga masalah keuangan yang mungkin melibatkan korban.
Namun, kepolisian menegaskan seluruh dugaan tersebut masih berupa hipotesis dan belum dapat disimpulkan sebelum didukung alat bukti yang cukup.
Hingga kini, belum ada tersangka yang ditetapkan dalam perkara tersebut. Polisi juga belum mengungkap hasil autopsi korban karena masih menjadi bagian dari kepentingan penyidikan dan merupakan kewenangan tim forensik.
Proses pengungkapan kasus disebut menghadapi sejumlah kendala. Selain minimnya kamera CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian, penyidik juga kesulitan memperoleh saksi mata karena peristiwa diduga terjadi pada malam hingga dini hari ketika aktivitas masyarakat relatif sepi.
Polres Purwakarta mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban sebelum ditemukan meninggal maupun mengetahui aktivitas mencurigakan di sekitar Waduk Jatiluhur untuk segera melapor kepada kepolisian.
Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu mempercepat pengungkapan kasus dan mengidentifikasi pelaku pembunuhan.