news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ribuan Pesilat Geruduk Markas Debt Collector di Surabaya, Dihalau Barikade Polisi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:47 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com - Ribuan massa dari salah satu kelompok perguruan silat menggelar aksi unjuk rasa di Surabaya, Jawa Timur, menuntut transparansi penanganan kasus pembacokan terhadap dua anggotanya yang diduga dilakukan oleh debt collector.

Aksi sempat diwarnai kericuhan ketika massa berusaha menerobos barikade polisi menuju markas debt collector.

Sebelum bergerak ke lokasi tersebut, massa terlebih dahulu berunjuk rasa di depan Mapolrestabes Surabaya untuk mendesak aparat mempercepat proses hukum dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam kasus penganiayaan.

Kericuhan terjadi di kawasan Jalan Kartini menuju Jalan Tuku Umar saat massa memaksa menerobos barikade yang dijaga personel gabungan TNI dan Polri. Gagal memasuki lokasi, sebagian massa melemparkan botol bekas dan batu ke arah petugas.

Situasi akhirnya berhasil dikendalikan setelah Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Luthfi Sulistiawan menemui perwakilan massa. Dalam dialog tersebut, ia menegaskan proses hukum berjalan secara profesional dan berjanji menuntaskan kasus hingga seluruh pelaku berhasil ditangkap.

Kapolrestabes menyampaikan satu pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, sementara satu pelaku lainnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO) dan terus diburu aparat.

Kuasa hukum perguruan silat menilai penyidikan belum sepenuhnya tuntas. Mereka meminta kepolisian tidak berhenti pada satu tersangka karena berdasarkan rekaman CCTV dan video yang beredar, diduga terdapat lebih dari satu pelaku yang terlibat dalam aksi pembacokan tersebut.

Polisi memastikan penyidikan dilakukan secara transparan tanpa pandang bulu. Aksi unjuk rasa yang sempat melumpuhkan arus lalu lintas di Jalan Kartini akhirnya berakhir menjelang waktu Magrib setelah aparat berhasil bernegosiasi dengan para ketua perguruan silat.

Sementara itu, perkembangan penyidikan menunjukkan proses pemberkasan terhadap tersangka berinisial SL (36) telah mencapai sekitar 80 persen. Tersangka diketahui menyerahkan diri ke Mapolrestabes Surabaya sehari setelah insiden pembacokan yang terjadi pada 25 Juli 2026.

Kepolisian menargetkan berkas perkara segera dilimpahkan ke kejaksaan dan dilanjutkan ke tahap persidangan dalam waktu dekat. Di sisi lain, pencarian terhadap satu tersangka yang masih buron terus dilakukan dengan mengerahkan tim gabungan.

Polrestabes Surabaya juga mengimbau seluruh pihak, termasuk anggota perguruan silat, untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum agar situasi keamanan tetap kondusif.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:45
01:30
01:23
06:42
38:14
05:34

Viral