Insiden KMP Putri Yasmin Terbakar, Satu Orang Meninggal
Lombok Barat, tvOnenews.com - Korban kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan selatan Lombok terus dievakuasi ke Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Rabu (12/8/2026). Dalam proses evakuasi, satu penumpang dilaporkan meninggal dunia.
Tiga korban pertama tiba di Pelabuhan Lembar setelah dievakuasi menggunakan kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Satu korban dinyatakan meninggal dunia dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi NTB di Mataram.
Sementara dua korban lainnya dalam kondisi selamat dan mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan di sekitar Pelabuhan Lembar.
Tak lama kemudian, lebih dari 25 penumpang lainnya berhasil dievakuasi dan tiba di Pelabuhan Lembar menggunakan kapal yang dikerahkan untuk operasi penyelamatan.
Para korban langsung diarahkan ke ruang perawatan darurat. Sebagian lainnya dibawa menggunakan ambulans menuju rumah sakit atau pusat kesehatan terdekat.
Petugas gabungan dari Basarnas, kepolisian, dan unsur terkait masih melakukan proses evakuasi terhadap penumpang yang sebelumnya berada di KMP Putri Yasmin.
Sejumlah korban terlihat mengalami kelelahan setelah beberapa jam berada di tengah laut. Bahkan, seorang anak harus digotong petugas karena kondisinya sangat lemah.
Proses evakuasi menghadapi kendala karena sejumlah penumpang memilih melompat dari kapal ketika kebakaran terjadi. Para korban kemudian menyebar dan sebagian terbawa arus.
Kondisi tersebut membuat tim SAR harus memperluas area pencarian yang sebelumnya berfokus di sekitar kapal yang terbakar.
Kepala Kantor SAR Mataram menyebut kondisi korban yang berada di laut menjadi salah satu tantangan dalam proses evakuasi.
Setelah tiba di Pelabuhan Lembar, sebagian besar korban belum dapat memberikan keterangan mengenai kronologi kebakaran. Mereka disebut masih dalam kondisi lemah dan mengalami syok setelah berjam-jam terapung di laut.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran KMP Putri Yasmin masih dalam penyelidikan. Petugas juga masih melakukan pendataan untuk memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi.