news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Polisi Melakukan Proses Ekshumasi Makam Sutrimo

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:03 WIB
Reporter:

Banyumas, tvOnenewsc.com - Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo, pria berusia 42 tahun yang meninggal dalam kondisi tidak wajar, di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026).

Ekshumasi dilakukan untuk membantu penyidik mengungkap penyebab kematian Sutrimo yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di depan sebuah klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Proses ekshumasi dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dan dilakukan melalui tiga tahapan. Tahap pertama adalah pembongkaran makam atau ekshumasi. Setelah jenazah diangkat, tim melakukan pemeriksaan bagian luar jenazah untuk melihat kondisi fisik dan menemukan kemungkinan tanda-tanda yang berkaitan dengan penyebab kematian.

Tahap ketiga berupa pemeriksaan bagian dalam jenazah untuk membantu memastikan penyebab kematian secara forensik.

Proses tersebut melibatkan tim Persatuan Dokter Forensik Medikolegal Indonesia (PDFMI). Tim forensik dipimpin Ketua PDFMI dan ketua tim pemeriksa yang ditunjuk untuk menangani ekshumasi.

Dalam prosesnya, tim forensik juga berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas. Sejumlah dokter forensik dari PDFMI Jaya dan PDFMI Jawa Timur turut dilibatkan.

Keluarga Sutrimo menyatakan siap menerima hasil pemeriksaan forensik tersebut. Ekshumasi dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan untuk memperoleh bukti tambahan mengenai penyebab kematian korban.

Pihak keluarga juga membantah berbagai isu yang sebelumnya beredar di masyarakat terkait kematian Sutrimo. Mereka menyerahkan proses penyelidikan kepada kepolisian dan berharap pemeriksaan forensik dapat memberikan kejelasan mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

Sutrimo sebelumnya ditemukan tidak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia di depan sebuah klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026). 

Kondisi kematiannya yang dinilai tidak wajar kemudian mendorong kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut hingga memutuskan melakukan ekshumasi.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

10:25
04:20
02:32
05:01
25:05
12:52

Viral