news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pertama Kali dalam Sejarah, Israel Mengaku Telah Membunuh Anak-Anak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:30 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com - Militer Israel untuk pertama kalinya mengakui pasukannya melepaskan tembakan ke arah kendaraan yang ditumpangi Hind Rajab, bocah Palestina berusia lima tahun yang tewas di Gaza pada Januari 2024.

Pengakuan tersebut disampaikan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Rabu. IDF juga menyatakan telah membuka penyelidikan pidana atas insiden yang menjadi salah satu simbol penderitaan anak-anak selama perang di Gaza.

Sebelumnya, militer Israel berulang kali membantah keterlibatan pasukannya dalam kematian Hind.

Penyelidikan awal yang dilakukan beberapa bulan setelah kejadian bahkan menyatakan pasukan Israel tidak berada di dekat kendaraan maupun dalam jarak tembak dari mobil yang ditumpangi Hind dan keluarganya.

Hasil pemeriksaan terbaru menunjukkan pasukan IDF memang menembaki sebuah kendaraan yang bergerak mendekati posisi mereka. 

IDF juga menemukan persoalan dalam koordinasi pergerakan ambulans Bulan Sabit Merah Palestina yang dikirim untuk mengevakuasi Hind.

Hind berada di dalam mobil bersama enam anggota keluarganya di Gaza Utara ketika kendaraan tersebut ditembaki. Hind menjadi satu-satunya anggota keluarga yang selamat dari serangan awal.

Dalam kondisi ketakutan, Hind kemudian menelepon petugas medis Palestina dan memohon agar segera diselamatkan. Ambulans yang dikirim untuk mengevakuasinya dilaporkan turut terkena tembakan.

Petugas menemukan jenazah Hind 12 hari kemudian di dalam kendaraan yang dipenuhi bekas peluru.

Duta Besar Palestina untuk PBB Riyad Mansour menyambut langkah IDF dengan skeptis. Ia menilai penyelidikan internal sebelumnya tidak independen dan tidak kredibel. 

Mansour mendesak agar penyelidikan yang dapat dipercaya tidak berhenti pada pemeriksaan internal, tetapi juga menghasilkan penangkapan dan pertanggungjawaban hukum terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab.

Yayasan Hind Rajab juga mempertanyakan efektivitas penyelidikan internal militer Israel. Organisasi tersebut menilai sejumlah penyelidikan sebelumnya berakhir tanpa penuntutan atau hukuman yang berarti.

Pengakuan terbaru IDF kembali memunculkan tuntutan agar pihak yang bertanggung jawab atas kematian Hind Rajab diproses secara hukum.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:29
01:46
01:12
06:16
03:58
02:37

Viral