Geger! 6 Perampok Nyamar Jadi Resmob, Gasak Rp700 Juta dari SPBU
Wonosobo, tvOnenews.com - Aksi perampokan bersenjata terjadi di SPBU Selokromo, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Enam pelaku diduga telah merencanakan aksi tersebut secara matang sebelum menyasar lokasi.
Dalam aksinya, salah satu pelaku datang ke ruang kantor SPBU dengan menyamar sebagai anggota Resmob.
Pelaku mengaku hendak memeriksa rekaman CCTV terkait kasus pembegalan. Korban yang merupakan petugas SPBU kemudian membuka pintu dan menyalakan lampu.
Saat korban lengah, pelaku lain langsung menyergap. Petugas SPBU disekap, ditodong menggunakan senjata api, kemudian diikat dengan kabel ties. Mulut dan mata korban juga ditutup menggunakan lakban agar tidak dapat meminta pertolongan.
Pelaku kemudian menggasak uang hasil setoran penjualan bahan bakar minyak yang tersimpan di brankas serta laci ruang supervisor. Mereka juga membawa perangkat DVR dan hard disk CCTV untuk menghilangkan rekaman aksi perampokan.
Total kerugian akibat aksi tersebut mencapai sekitar Rp700 juta. Polisi menyebut para pelaku hanya membutuhkan waktu sekitar 12 menit untuk menjalankan aksinya, mulai pukul 23.25 hingga 23.37 WIB.
Polisi mengungkap komplotan tersebut membagi tugas dalam menjalankan aksinya. Salah satu pelaku berperan sebagai juru bicara sekaligus menyamar sebagai anggota Resmob. Pelaku lain bertugas mengalihkan perhatian petugas keamanan agar tidak menuju ruang penyimpanan uang dan DVR CCTV.
Satu pelaku lainnya bertugas mengawasi situasi dari sekitar lokasi menggunakan sepeda motor. Pelaku lain mengemudikan mobil yang digunakan untuk melarikan diri. Sementara seorang anggota komplotan menunggu di sebuah bengkel dan menyiapkan kendaraan, termasuk menyamarkan bagian belakang mobil agar tidak mudah dikenali kamera pengawas.
Polisi juga menemukan para pelaku telah melakukan persiapan sebelum menjalankan aksinya. Mereka disebut berkumpul dan melakukan simulasi sekitar 10 hari sebelum perampokan. Dua hari sebelum kejadian, komplotan tersebut kembali berlatih dan mempersiapkan kendaraan serta cara menghindari kamera CCTV.
Meski DVR CCTV di lokasi dibawa kabur dan dibakar, polisi tetap dapat melacak pergerakan komplotan melalui kamera pengawas di sekitar SPBU. Rekaman tersebut membantu penyidik mengetahui waktu serta pola pergerakan para pelaku.
Polres Wonosobo kemudian menangkap empat tersangka. Mereka masing-masing berinisial MRAP (33), WW alias RD (20), AH (37), dan RATS (42). Dua tersangka lain berinisial AR dan AD masih masuk daftar pencarian orang.
Dalam perkembangan penyidikan, polisi juga mendalami keterlibatan pihak yang diduga mengetahui kondisi internal SPBU.
Sejumlah informasi menyebut salah satu tersangka memiliki keterkaitan dengan pengelolaan SPBU sehingga penyidik terus mengembangkan kemungkinan adanya keterlibatan orang dalam.
Polisi masih memburu dua tersangka yang melarikan diri serta mendalami seluruh peran anggota komplotan dalam perampokan tersebut.