news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

7 Ribu Lebih Gempa Susulan Terjadi di NTT, BNPB Laporkan Perkembangan Penanganan Pascagempa

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:47 WIB
Reporter:

Flores, tvOnenews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 105 orang meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, sejak 15 Agustus 2026.

Kepala BNPB menyampaikan data tersebut dalam laporan penanganan tanggap darurat di Kabupaten Nagekeo pada hari ke-12 pascagempa.

Gempa berdampak pada tujuh kabupaten, yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Sikka, dan Ende. Data sementara mencatat 1.678 orang mengalami luka-luka, sedangkan 179.037 warga mengungsi.

Kerusakan juga terjadi pada 81.436 rumah serta sejumlah fasilitas umum, termasuk sekolah, masjid, dan kantor pemerintahan. Sebanyak 1.951 jembatan dilaporkan mengalami kerusakan, meski sebagian besar tidak rusak parah.

BNPB mencatat 7.259 kali gempa terjadi sejak 15 Agustus hingga sehari sebelum laporan disampaikan. Sebanyak 143 gempa susulan dirasakan masyarakat, termasuk gempa dengan magnitudo 6,2. 

Banyak warga memilih mengungsi karena khawatir terhadap gempa susulan serta beredarnya informasi di media sosial mengenai potensi gempa lebih besar dan tsunami.

Dari total korban meninggal, 48 orang tercatat menjadi korban langsung guncangan gempa. Sebanyak 57 orang lainnya meninggal dalam rangkaian operasi SAR dan penanganan pascagempa, termasuk korban dengan kondisi trauma serta kelompok rentan seperti lanjut usia dan anak-anak.

Pemerintah membentuk posko pengendalian nasional serta satuan tugas di tingkat provinsi dan kabupaten untuk mempercepat penanganan. 

Posko pendampingan pemerintah pusat juga beroperasi di Labuan Bajo dan Maumere untuk mendukung tujuh kabupaten terdampak.

Dari sisi logistik, BNPB memastikan kebutuhan dasar pengungsi masih terpenuhi. Sebanyak 2.032 ton bantuan yang masuk melalui Posko Nasional di Halim Perdanakusuma telah didistribusikan sebanyak 1.539 ton, terdiri dari 1.035 ton untuk Labuan Bajo dan 504 ton untuk Maumere. 

Pemerintah juga mengirim bantuan melalui jalur udara dan laut, sementara bantuan langsung dari berbagai kementerian, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan pihak swasta terus berdatangan.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:13
03:46
05:27
02:26
01:41
30:26

Viral