Dampak Kemarau Panjang, Warga Klaten Antre Bantuan Air Bersih
Sleman, tvOnenews.com - Kemarau panjang membuat warga Desa Kaligayam, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kesulitan mendapatkan air bersih. Warga terpaksa mendatangi mobil tangki bantuan sambil membawa galon dan ember untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Krisis air bersih terutama dirasakan warga di dua RT di Desa Kaligayam. Sekitar 607 jiwa terdampak kondisi tersebut setelah sejumlah sumur warga mengering. Debit air dari program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) juga mengalami penurunan.
Warga menggunakan air bantuan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari memasak, minum hingga keperluan rumah tangga lainnya. Kondisi tersebut membuat distribusi air bersih menjadi kebutuhan mendesak selama musim kemarau.
Krisis air bersih di Klaten juga terus meluas. Data BPBD Klaten hingga 4 September 2026 mencatat 10 desa di lima kecamatan terdampak kekeringan dengan total 4.956 kepala keluarga atau 16.744 jiwa. BPBD telah menyalurkan 758 tangki atau sekitar 3,786 juta liter air bersih kepada warga terdampak.
Desa Kaligayam, Kecamatan Wedi, termasuk wilayah yang mengalami dampak kekeringan. Sebelumnya, BPBD Klaten juga telah menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah tersebut setelah debit sumber air Pamsimas menurun.
Pemerintah Kabupaten Klaten masih melanjutkan distribusi air bersih untuk menjaga kebutuhan dasar warga selama musim kemarau berlangsung.
Warga Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dikejutkan dengan penemuan seorang lanjut usia dalam kondisi meninggal dunia di tumpukan sampah pada Minggu siang.
Korban ditemukan dalam kondisi tubuh terbakar. Warga menduga korban terpeleset dan jatuh ke tumpukan sampah ketika hendak membakar sampah di lokasi tersebut.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi kemudian mengevakuasi jenazah korban untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY untuk kepentingan pemeriksaan dan identifikasi.
Hingga laporan tersebut disampaikan, polisi masih melakukan penanganan di lokasi untuk mengetahui secara pasti kronologi serta penyebab korban meninggal dunia.
Keterangan mengenai identitas korban, usia, waktu kejadian secara lebih rinci, serta penyebab pasti kematian belum tersedia dalam sumber terbuka yang dapat saya verifikasi. Karena itu, informasi tersebut tidak saya tambahkan agar berita tetap sesuai dengan fakta yang tersedia.