news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Minim Akses Pendidikan Hukum, Indonesia Timur Dapat Dukungan Sekolah Tinggi Hukum.
Sumber :
  • Istockphoto

Minim Akses Pendidikan Hukum, Indonesia Timur Dapat Dukungan Sekolah Tinggi Hukum

Akses terhadap pendidikan hukum di Indonesia masih belum merata, terutama di kawasan timur yang kerap menghadapi keterbatasan infrastruktur dan sumber daya
Selasa, 14 April 2026 - 23:37 WIB
Reporter:
Editor :

Salah satunya datang dari Komite Nasional Advokat Indonesia (KNAI) yang mendorong pembangunan institusi pendidikan hukum di kawasan timur sebagai bagian dari kontribusi terhadap sistem penegakan hukum di Indonesia.

Mengutip dari Antara, sekitar 500 advokat dari KNAI menyalurkan bantuan sebesar Rp1 miliar kepada Garuda Nasionalis Indonesia untuk pembangunan Sekolah Tinggi Hukum di Indonesia Timur.

Dana tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan pendidikan hukum di wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih.

“Ini merupakan bantuan untuk pembangunan Perguruan Tinggi ilmu hukum di wilayah Indonesia Timur, semoga berguna. Insyaallah, akan jadi poros perubahan di dalam sistem penegakan hukum di Indonesia dan akan selalu menjadi organisasi advokat terdepan di Indonesia,” ujar Ketua Umum KNAI, Pablo Benua.

Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam menciptakan pemerataan kualitas pendidikan hukum. 

Dengan adanya institusi pendidikan di daerah, diharapkan generasi muda lokal memiliki kesempatan lebih besar untuk mengakses pendidikan tanpa harus berpindah ke kota besar.

Peran organisasi ini sebagai bagian dari organ penegakan hukum di Indonesia, dengan harapan bisa menjadi motor perubahan dalam sistem hukum nasional.

Minim Akses Pendidikan Hukum, Indonesia Timur Dapat Dukungan Sekolah Tinggi Hukum
Sumber :
  • Antara

Tidak hanya berperan sebagai wadah advokat, tetapi juga sebagai agen reformasi hukum. Dalam konteks yang lebih luas, pembangunan Sekolah Tinggi Hukum di Indonesia Timur bisa menjadi salah satu langkah awal untuk memperkuat kualitas penegakan hukum dari hulu, yakni pendidikan.

Sebagai perbandingan, negara dengan sistem hukum yang kuat umumnya memiliki distribusi lembaga pendidikan hukum yang merata. 

Hal ini memungkinkan lahirnya praktisi hukum berkualitas dari berbagai daerah, bukan hanya dari pusat-pusat pendidikan tertentu.

Sejumlah penghargaan juga diberikan kepada advokat dengan berbagai kategori, di antaranya Budi Wahyono sebagai Advokat Terfavorit 2026, Rey Utami sebagai Advokat Perempuan Terbaik 2026, serta Tresno Wijaya sebagai Advokat Perceraian Terbaik 2026.

Inisiatif pembangunan Sekolah Tinggi Hukum di Indonesia Timur menjadi sorotan penting di tengah upaya pemerataan pendidikan dan penegakan hukum. 

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:04
08:56
05:38
05:22
01:07
01:04

Viral