news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda.
Sumber :
  • Instagram @s_tjo

Warga Malut Cukup Tunjukkan KTP untuk Bisa Berobat Gratis sampai ke RSUD, Gubernur Sherly Tjoanda Jamin Bisa Rujukan Luar Provinsi

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menjamin warga yang masuk dalam kategori desil 1-5 (masyarakat berpenghasilan rendah) untuk tidak lagi takut atau ragu ...
Jumat, 5 Juni 2026 - 13:59 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menjamin warga yang masuk dalam kategori desil 1-5 (masyarakat berpenghasilan rendah) untuk tidak lagi takut atau ragu datang berobat ke fasilitas kesehatan.

Berkat adanya kolaborasi anggaran yang solid antara Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten/kota, Pemerintah Provinsi, serta Kementerian Sosial (Kemensos), wilayah Maluku Utara kini secara resmi telah menyandang status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.

“Cukup modal KTP Maluku Utara, warga di kategori ini bisa langsung mengaktivasi kepesertaan BPJS-nya saat menghadapi situasi darurat medis. Mau berobat di rumah sakit daerah setempat atau bahkan jika harus dirujuk ke luar provinsi sekalipun, semua biayanya ditanggung dan dibiayai oleh negara,” jelas Sherly Tjoanda memaparkan kemudahan layanan tersebut secara rinci.

Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Instagram @s_tjo

Di hadapan ratusan masyarakat yang memadati lokasi, Sherly dengan suara lantang menegaskan bahwa agenda peluncuran gebrakan program jaring pengaman sosial ini sama sekali bukan panggung seremonial kosong demi mendongkrak pencitraan politik semata.

Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Instagram @s_tjo

“Pemerintah itu harus hadir. Bukan cuma datang mendata atau sekadar tertulis indah di dalam dokumen laporan. Kehadiran kita harus menjadi solusi nyata, meringankan beban hidup, memulihkan harapan mereka, dan mengirimkan pesan kuat kepada rakyat bahwa mereka tidak berjuang sendirian,” tegas Gubernur perempuan pertama di Maluku Utara tersebut.

Sebagai bukti nyata dari komitmen tersebut, rangkaian bantuan yang disalurkan secara simbolis pada hari itu mencakup pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas berupa pemberian kaki palsu dan kursi roda.

Selain itu, diserahkan pula paket intervensi pemulihan gizi bagi anak penderita stunting, hingga bantuan alat produktif berupa mesin tempel kapal yang ditujukan untuk memulihkan sekaligus mendongkrak roda ekonomi para nelayan lokal di wilayah kepulauan tersebut. 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:30
01:38
04:38
05:50
03:19
16:02

Viral