news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

15 Tahun Kepergian Elfa Secioria, Elfa's Singers Siapkan Konser Penuh Haru dan Nostalgia.
Sumber :
  • instagram Elfa’s Singers Official

15 Tahun Kepergian Elfa Secioria, Elfa's Singers Siapkan Konser Penuh Haru dan Nostalgia

Lebih dari tiga dekade berkarya, Elfa’s Singers terus menjaga eksistensinya. Formasi yang kini diperkuat Agus Wisman, Yana Julio, Ucie Nurul, dan Lita Zein tetap identik dengan
Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:07 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Nama Elfa’s Singers memiliki tempat istimewa dalam sejarah musik Indonesia. Grup vokal yang dibentuk oleh maestro musik Elfa Secioria itu dikenal sebagai salah satu pelopor harmonisasi vokal modern di Tanah Air. 

Lewat sentuhan musikal yang khas, Elfa’s Singers tidak hanya melahirkan lagu-lagu populer, tetapi juga menjadi sekolah bagi banyak penyanyi yang kemudian sukses berkarier di industri musik nasional.

Lebih dari tiga dekade berkarya, Elfa’s Singers terus menjaga eksistensinya melalui berbagai pertunjukan dan kolaborasi. Formasi yang kini diperkuat Agus Wisman, Yana Julio, Ucie Nurul, dan Lita Zein tetap identik dengan kualitas vokal yang kuat serta aransemen musik yang menjadi ciri khas peninggalan Elfa Secioria.

Pada 26 Juni 2026 mendatang, grup vokal legendaris sejak 1978 tersebut akan kembali menyapa publik melalui konser tunggal bertajuk Pesta Cinta: A Celebration of Elfa Secioria Legacy di The Kasablanka Hall, Jakarta Selatan. 

Pertunjukan ini bukan sekadar konser nostalgia, melainkan sebuah upaya merawat dan memperkenalkan kembali warisan musikal Elfa Secioria kepada generasi yang lebih muda.

Mengenang Sosok Elfa Secioria di Balik Kesuksesan Elfa’s Singers

Melansir dari instagram, konser Pesta Cinta menjadi konser solo ketiga bagi Elfa’s Singers. Namun berbeda dari pertunjukan sebelumnya, kali ini fokus utama tidak hanya tertuju pada para personel, melainkan juga pada sosok Elfa Secioria sebagai pencipta, pendidik, sekaligus arsitek musikal yang membentuk karakter grup tersebut.

Yana Julio menjelaskan bahwa konser ini dirancang untuk mengangkat kembali figur Elfa Secioria yang selama hidupnya lebih banyak bekerja di balik layar. 

Menurutnya, publik selama ini mengenal karya-karya Elfa, tetapi belum banyak yang memahami besarnya peran sang maestro dalam membentuk banyak penyanyi dan musisi Indonesia.

Yana menuturkan bahwa Elfa merupakan sosok yang sangat kreatif dan jenius, namun tidak pernah mencari sorotan panggung. 

Karena itu, melalui konser ini para muridnya ingin menghadirkan kembali pemikiran, karya, dan nilai-nilai musikal yang diwariskan Elfa Secioria kepada mereka.

Nuansa penghormatan juga terasa kuat karena konser ini digelar sekitar 15 tahun setelah kepergian sang maestro. Bagi para personel Elfa’s Singers, membawakan lagu-lagu karya Elfa masih menghadirkan ikatan emosional yang mendalam. 

Yana bahkan mengakui bahwa setiap kali menyanyikan karya-karya tersebut, kenangan bersama sang guru selalu muncul dan sering kali membuat mereka terharu.

Salah satu hal menarik dari konser Pesta Cinta adalah keterlibatan musisi dari berbagai generasi dan genre musik. Sejumlah nama seperti JKT48, Sherina Munaf, Nassar, Monita Tahalea, Rio Febrian, Angel Pieters, hingga Gabriel Harvianto dipastikan ikut meramaikan panggung.

Kehadiran para musisi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bintang tamu. Konser dirancang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan karakter musik berbeda dalam satu panggung penghormatan kepada Elfa Secioria.

Menurut Yana Julio, para personel Elfa’s Singers bahkan akan membawakan lagu-lagu milik para tamu undangan dengan interpretasi dan warna khas mereka. 

Sebaliknya, para musisi tamu juga akan berinteraksi melalui berbagai kolaborasi yang telah dipersiapkan secara khusus.

Sementara itu, Lita Zein mengungkapkan bahwa proses penyusunan repertoar menjadi tantangan tersendiri. Tim konser telah mengumpulkan banyak lagu yang ingin ditampilkan, namun keterbatasan durasi membuat sebagian materi harus disesuaikan. 

Beberapa lagu kemungkinan akan dikemas dalam format medley agar lebih banyak karya yang bisa dinikmati penonton.

Selain lagu-lagu ciptaan Elfa Secioria, konser juga akan menghadirkan sejumlah karya dari komposer Indonesia lainnya. 

Di antaranya "Selamat Malam Kekasihku" karya Yovie Widianto dan "Masa Kecil Diriku" karya Dian Pramana Poetra. Pilihan tersebut menunjukkan bahwa konser ini tidak hanya menjadi penghormatan terhadap satu figur, tetapi juga perayaan terhadap kekayaan musik Indonesia secara lebih luas.

Aransemen Baru untuk Menjaga Relevansi Karya Elfa

Untuk memperkuat pengalaman musikal, Elfa’s Singers menunjuk Yongki Vincent sebagai Music Director. Ia menyiapkan format pertunjukan yang memadukan konsep big band dan orkestra sehingga menghadirkan warna yang lebih megah dibanding konser-konser sebelumnya.

Yongki mengungkapkan bahwa konser ini melibatkan 13 pemain tiup dalam format big band lengkap, ditambah sejumlah musisi pendukung lainnya. Pendekatan tersebut dipilih untuk menghadirkan kualitas musikal yang kaya sekaligus memberi ruang eksplorasi terhadap karya-karya Elfa Secioria.

Meski menawarkan aransemen baru, Yongki menegaskan bahwa esensi musik Elfa tetap menjadi fondasi utama. Ia berupaya menjembatani karakter musik Elfa yang kuat dengan pendekatan musik yang lebih dekat dengan pendengar masa kini.

Menurutnya, warna musik Elfa akan dibawa ke dalam sentuhan yang lebih modern tanpa menghilangkan identitas aslinya. Sebaliknya, unsur-unsur musik kekinian juga akan diolah agar tetap selaras dengan karakter harmonisasi dan komposisi yang menjadi ciri khas karya Elfa Secioria.

Promotor Premier Live Productions melihat konser ini sebagai momentum untuk mempertemukan berbagai generasi penikmat musik dalam satu ruang yang sama. Lebih dari sekadar hiburan, Pesta Cinta diharapkan menjadi sarana untuk mengenang kontribusi besar Elfa Secioria terhadap perkembangan industri musik Indonesia.

Melalui konser ini, publik tidak hanya diajak bernostalgia, tetapi juga memahami bagaimana seorang Elfa Secioria telah membangun fondasi penting bagi perkembangan musik vokal Indonesia. Warisan tersebut terbukti masih hidup hingga kini dan terus menginspirasi generasi musisi berikutnya. (udn)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:03
01:30
01:38
04:38
05:50
03:19

Viral