news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Realisasikan Visi Presiden Prabowo, Balikpapan Didorong Transformasikan UMKM Hijau.
Sumber :
  • Istimewa

Realisasikan Visi Presiden Prabowo, Balikpapan Didorong Transformasikan UMKM Hijau

Upaya memperkuat daya saing UMKM melalui transformasi digital dan ekonomi hijau terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan Networking Event dan Sharing Session UMKM Hijau yang diselenggarakan oleh Galeri Investasi Gerbangtara bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).
Rabu, 10 Juni 2026 - 04:37 WIB
Reporter:
Editor :

Balikpapan, tvOnenews.com - Upaya memperkuat daya saing UMKM melalui transformasi digital dan ekonomi hijau terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan Networking Event dan Sharing Session UMKM Hijau yang diselenggarakan oleh Galeri Investasi Gerbangtara bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Forum tersebut mempertemukan pelaku UMKM, komunitas usaha, generasi muda, sektor keuangan, pemerintah daerah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan untuk membahas tantangan dan peluang pengembangan UMKM di tengah transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Kolaborasi antara Staf Khusus Presiden RI dan Gerbangtara menjadi bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan inisiatif anak muda daerah dalam memperluas akses pengetahuan, memperkuat kapasitas pelaku usaha, serta menghadirkan ruang dialog yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala mengatakan tantangan terbesar UMKM saat ini bukan hanya persoalan akses permodalan tetapi juga kebutuhan terhadap pendampingan usaha, akses pasar lebih luas, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas.

“Selama ini banyak UMKM yang merasa kebutuhan utamanya adalah modal. Padahal yang sering kali lebih dibutuhkan adalah akses pasar, strategi bisnis yang tepat, pemanfaatan teknologi, serta pendampingan yang berkelanjutan. Jika pasar tersedia dan usaha dikelola dengan baik, maka UMKM akan lebih mudah berkembang,” ujar Tiar, Selasa (9/6/2026).

Tiar mengajak para pelaku usaha untuk mulai memahami dan mengadopsi prinsip ekonomi hijau sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang. 

Menurutnya praktik usaha yang memperhatikan aspek lingkungan, efisiensi sumber daya, pengurangan limbah, serta penerapan ekonomi sirkular akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing UMKM di masa depan.

“Presiden Prabowo sangat concern terhadap isu lingkungan dan ekonomi hijau. Karena itu, kita harus memastikan bahwa transisi menuju ekonomi hijau benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh UMKM. Pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan perlu bersama-sama membangun ekosistem yang mendukung, mulai dari regulasi, akses teknologi, hingga pembukaan pasar,” katanya.

Selain membahas ekonomi hijau, Tiar juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pengembangan usaha. 

Menurutnya teknologi saat ini mampu membantu UMKM bekerja lebih efisien, memperluas pasar, dan meningkatkan kualitas pengelolaan usaha.

“Peluang pemanfaatan AI bagi UMKM sangat besar. Teknologi hari ini memungkinkan pelaku usaha mengerjakan banyak hal dengan lebih cepat dan efisien, mulai dari pembuatan materi pemasaran, penyusunan laporan keuangan, pengembangan website usaha, hingga memperluas jangkauan pasar. Karena itu literasi digital dan pelatihan AI perlu terus diperluas agar UMKM Indonesia tidak tertinggal,” jelasnya.

Sementara, Koordinator Konsorsium Gerbangtara, Aie Natasha menyampaikan forum ini merupakan bagian dari komitmen Gerbangtara untuk membangun ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami percaya masa depan UMKM tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjual produk, tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Melalui kolaborasi bersama berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, sektor keuangan, komunitas, dan dunia usaha, kami ingin menghadirkan ruang belajar dan bertukar gagasan yang mampu mempercepat transformasi UMKM di Kalimantan Timur. Kehadiran Mas Tiar menjadi bentuk nyata bagaimana kolaborasi dapat menjembatani aspirasi daerah dengan peluang yang lebih luas untuk mendorong ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Aie.(raa)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:07
06:35
02:22
00:51
00:54
00:47

Viral