news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi 16.
Sumber :
  • Istimewa

Srikandi Jaga Desa Resmi Dilantik, Usung Penguatan Ketahanan Sosial dan Ekonomi Desa

Pelantikan tersebut dilaksanakan seusai penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) pertama.
Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:32 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Penguatan peran perempuan dalam pembangunan desa memasuki babak baru setelah jajaran pengurus Gerakan Srikandi Jaga Desa tingkat pusat hingga daerah resmi dilantik di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (3/7/2026). Pelantikan tersebut dilaksanakan seusai penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) pertama organisasi.

Srikandi Jaga Desa merupakan organisasi perempuan yang berada di bawah naungan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS). Organisasi itu dibentuk pada 20 Juni 2026 dengan tujuan meningkatkan partisipasi perempuan dalam menjaga ketahanan sosial di lingkungan desa, memperkuat perlindungan terhadap generasi muda, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sejumlah pejabat negara dan tokoh nasional menghadiri pelantikan tersebut. Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo, hadir untuk menyampaikan arahan kepada para pengurus. Acara itu juga dihadiri Ketua DPD RI DR. (HC) Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, serta Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa Sherly Tjoanda Laos.

Dalam pidato utamanya, Hashim Djojohadikusumo menilai bahwa pembangunan ketahanan nasional harus dimulai dari penguatan desa. Menurutnya, perempuan memiliki posisi penting dalam menjaga ketahanan keluarga sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

"Ketahanan nasional yang sejati bermula dari ketahanan di tingkat desa, di mana kaum perempuan memegang peran sentral sebagai penjaga moral serta penggerak ekonomi," ujar Hashim.

Ia menambahkan, Srikandi Jaga Desa diharapkan mampu berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak di pedesaan sekaligus mendukung tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat. Menurutnya, peningkatan peran perempuan dalam kepemimpinan dan kegiatan ekonomi dapat memperkuat daya tahan desa terhadap berbagai persoalan sosial.

Pandangan serupa disampaikan Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, Sherly Tjoanda. Ia menekankan bahwa ketahanan keluarga menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat desa yang kuat.

"Kemandirian ekonomi dan ketahanan mental generasi muda bermula dari kekuatan di dalam keluarga. Perempuan yang berdaya secara ekonomi otomatis akan memiliki suara yang lebih lantang dalam menentukan masa depan desanya," kata Sherly.

Sementara itu, Bendahara Umum Srikandi Jaga Desa yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina ABPEDNAS, Maya Miranda Ambarsari, menyoroti pentingnya tata kelola organisasi yang akuntabel. Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik menjadi syarat agar berbagai program pemberdayaan dapat berjalan secara efektif.

"Penguatan ekonomi perempuan desa harus ditopang oleh tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel di dalam organisasi. Dengan manajemen yang kuat, kita memastikan setiap program pemberdayaan dan bantuan UMKM tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat desa," ujar Maya.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan pengangkatan pengurus oleh Sekretaris Jenderal ABPEDNAS. Setelah itu, pimpinan ABPEDNAS menyerahkan bendera pataka kepada jajaran pengurus pusat sebagai simbol dimulainya masa kepengurusan. Organisasi tersebut juga memperkenalkan logo resmi sebagai identitas kelembagaan.

Rangkaian acara berlanjut dengan penampilan perdana Mars Srikandi Jaga Desa yang dibawakan Paduan Suara Mahasiswa IPB University Agriaswara. Selanjutnya, panitia menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) secara simbolis kepada para pengurus yang telah dilantik.

Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa, Ella Nurlaela Tubagoes, menyatakan organisasinya akan menjalankan fungsi kemitraan dengan pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.

Menurut Ella, organisasi tersebut akan memfokuskan berbagai program pada penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perlindungan perempuan dan anak, serta pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di tingkat desa.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS Prof. Dr. Reda Manthovani dan Ketua Umum ABPEDNAS Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU., menilai keterlibatan perempuan dalam sistem pengawasan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Keduanya berpandangan bahwa kolaborasi berbagai unsur masyarakat berpotensi menciptakan pembangunan desa yang lebih transparan dan akuntabel sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Adapun seluruh rangkaian Musyawarah Nasional dan pelantikan pengurus Srikandi Jaga Desa diselenggarakan oleh PT Navaswara Bhuwana Kencana bersama panitia pelaksana.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:28
05:01
01:45
01:26
02:49
12:28

Viral