- Istimewa
Jadi Wakil Ketua Umum Aslinmas Indonesia, Safrizal: Satlinmas Kekuatan Masyarakat
Palembang, tvOnenews.com - Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Safrizal ZA dikukuhkan sebagai Wakil Ketua Umum II Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (DPP Aslinmas) Indonesia.
Pengkuhan itu berlangsung dalam kegiatan Apel Akbar Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) memperingati HUT ke-81 RI di Palembang, Sumatera Selatan.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus mengatakan Satlinmas memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas dan ketenteraman masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.
"Keberadaan Satlinmas menjadi garda terdepan di tingkat desa/kelurahan yang bekerja secara kolaboratif dengan pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah,” katanya, Minggu (30/8/2026).
Ia memaparkan tercatat jumlah anggota Satlinmas di seluruh Indonesia mencapai 1.247.815 personel.
Jumlah tersebut dinilai bukan sekadar angka, melainkan representasi kekuatan sosial masyarakat yang sangat besar dan strategis dalam mendukung penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, pelindungan masyarakat, hingga penanggulangan bencana di tingkat desa dan kelurahan.
"Saya ingin menegaskan Satlinmas bukan sekadar pelengkap penyelenggaraan pemerintah daerah. Satlinmas adalah kekuatan masyarakat yang harus kita bina, kita berdayakan, dan kita tingkatkan kapasitasnya. Satlinmas hadir ketika masyarakat membutuhkannya termasuk ketika bencana,” terang Wamendagri Akhmad Wiyagus.
Sementara itu, Safrizal ZA menegaskan bahwa pengukuhan dirinya sebagai Wakil Ketua Umum II DPP Aslinmas Indonesia merupakan amanah untuk memperkuat peran Satlinmas sebagai bagian penting dari ekosistem pemerintahan dan perlindungan masyarakat.
Menurutnya tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin kompleks mulai dari bencana hidrometeorologi, karhutla, dinamika sosial, hingga berbagai kondisi kedaruratan di tingkat lokal membutuhkan kesiapsiagaanpada kekuatan masyarakat.
"Aslinmas harus kita bangun bukan sekadar sebagai wadah berhimpun, tetapi sebagai mesin penguatan kapasitas Satlinmas di seluruh Indonesia. Kita ingin setiap anggota Satlinmas memiliki pengetahuan, keterampilan, jejaring, dan kesiapsiagaan yang semakin baik untuk hadir dan memberikan perlindungan ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Safrizal.
Safrizal menilai kekuatan utama Satlinmas terletak pada kedekatannya dengan masyarakat.
Mereka berada di lingkungan tempat masyarakat tinggal dan menjadi salah satu unsur pertama yang dapat mengetahui sekaligus merespons berbagai potensi gangguan ketenteraman, bencana, maupun kondisi kedaruratan.
"Kita ingin membangun Satlinmas yang semakin profesional, responsif, dan adaptif, tetapi tetap berakar pada semangat gotong royong. Karena perlindungan masyarakat pada hakikatnya bukan hanya tugas pemerintah. Ini adalah kerja bersama yang membutuhkan partisipasi dan kekuatan masyarakat,” tegasnya.
Safrizal juga akan terus mendorong penguatan Satlinmas, baik dari sisi kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia maupun dukungan sarana dan prasarana.
"Hari ini kita tidak sekadar mengukuhkan sebuah kepengurusan. Kita sedang meletakkan fondasi bagi gerakan bersama untuk membangun Satlinmas yang lebih kuat, lebih siap, dan semakin dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.(raa)