news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Balai Dalkarhut Jabalnusra bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) dan tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat..
Sumber :
  • Antara

Kemenhut Berhasil Padamkan Kebakaran 30 Hektare di Gunung Rinjani

Balai Dalkarhut Jabalnusra bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) dan tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Senin, 10 Agustus 2026 - 10:27 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kementerian Kehutanan melalui Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Balai Dalkarhut Jabalnusra) bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) dan tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Kebakaran di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yang didominasi tutupan savana dan semak belukar kering. Respons cepat dilakukan setelah informasi kebakaran diterima dari pengelola kawasan.

Balai Dalkarhut Jabalnusra Seksi Wilayah III Mataram langsung mengerahkan personel dan sarana prasarana pemadaman untuk memperkuat upaya penanganan yang telah dilakukan tim gabungan di lapangan.

Seluas kurang lebih 30 hektare kawasan TN Gunung Rinjani berhasil dikendalikan pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Setelah api utama berhasil dipadamkan, tim melanjutkan kegiatan penyisiran atau mop-up hingga pukul 01.30 WITA.

Setelah api utama berhasil dipadamkan, personel melanjutkan kegiatan mop-up atau penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun sumber api yang berpotensi kembali menyala.

Pemantauan lanjutan juga dilakukan hingga seluruh titik dipastikan benar-benar padam. Langkah tersebut penting dilakukan karena kawasan yang terbakar memiliki vegetasi savana dan semak belukar yang mudah terbakar, terutama dalam kondisi musim kemarau.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menekankan pentingnya deteksi dini dan respons cepat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Sistem peringatan dini, termasuk pemantauan titik panas, perlu dimanfaatkan untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas.

“Jangan menunggu api membesar. Manfaatkan sistem peringatan dini kita melalui pantauan hotspot Sipongi+ dan teknologi lainnya, lakukan deteksi awal, dan lakukan penanganan sedini mungkin. Setiap upaya pencegahan dan penanggulangan dini merupakan langkah penting untuk menjaga hutan tetap lestari,” pesan Raja Juli, Menteri Kehutanan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Respons cepat terhadap kebakaran di kawasan TN Gunung Rinjani menjadi bagian dari upaya Kementerian Kehutanan menjaga kawasan konservasi dari ancaman kebakaran. Pengendalian api sejak dini, penyisiran pascakebakaran, serta penguatan kolaborasi di lapangan menjadi langkah penting untuk menjaga ekosistem Rinjani tetap lestari.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

16:21
01:20
01:09
06:01
10:53
01:09

Viral