- tim tvone - tim tvone
KORIKA dan AI Singapore Luncurkan Project NUSA, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis AI
Kedua fondasi tersebut dirancang untuk mempermudah organisasi mengembangkan dan mengadopsi solusi AI tanpa harus membangun seluruh komponen teknologi dari awal, sekaligus mempercepat inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Ketua Umum KORIKA, Prof. Dr. Hammam Riza, menjelaskan bahwa Project NUSA bertujuan menjembatani strategi nasional AI dengan penerapannya di berbagai sektor.
“Strategi nasional AI perlu didukung kolaborasi dan pondasi teknologi yang memungkinkan pemanfaatannya secara nyata. Melalui Project NUSA, kami ingin mempertemukan kemampuan riset, inovasi teknologi, dan kebutuhan industri untuk mengembangkan AI yang aman, terpercaya, serta memahami konteks lokal. Dengan pondasi yang dapat digunakan bersama, kami berharap inovasi dapat berkembang lebih cepat dan membuka peluang ekonomi baru,” ujar Prof. Dr. Hammam.
Pemanfaatan AI berpotensi meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat layanan, mendukung pengambilan keputusan, serta mendorong pengembangan produk dan layanan baru. Selain meningkatkan produktivitas, pengembangan ekosistem AI diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja bagi talenta digital, menarik investasi, dan memperkuat daya saing industri di pasar domestik maupun internasional. Penerapannya tetap memperhatikan keamanan data, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengawasan manusia untuk keputusan berisiko tinggi.
Untuk mendukung pengembangan ekosistem tersebut, Project NUSA melibatkan kolaborasi lintas industri, teknologi, dan pendidikan. Pada tahap awal, 20 (dua puluh) pihak tercantum sebagai bagian dari ekosistem Project NUSA, yaitu 6Estates, AISII (AI Safety Institute Indonesia), Astra Graphia Information Technology (AGIT), AWS, BCA, BINUS, CATAPA, Datasaur, EY Indonesia, GDP Venture, ITB, ParagonCorp, Sime (Malaysia), Sinarmas Financial, Solutionlabs, SQE, UGM, UI, Xecura, dan Xignature.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menghubungkan kebutuhan industri dengan kemampuan riset, pengembangan teknologi, dan talenta AI, sehingga mempercepat lahirnya solusi yang relevan sekaligus membuka peluang bisnis dan investasi baru.
3 of 9 Deputy Director of AI Products, AI Singapore, Dr. William Tjhi, menilai kolaborasi KORIKA dan AI Singapore dapat memperkuat ekosistem AI kedua negara sekaligus membuka peluang pengembangan teknologi di pasar yang lebih luas.
“Pengembangan AI yang memberikan manfaat nyata membutuhkan tata kelola yang terpercaya, pengetahuan yang relevan, serta kolaborasi yang kuat. Melalui Project NUSA, kami ingin mendukung implementasi strategi nasional AI masing-masing negara melalui pengembangan fondasi bersama yang dapat dimanfaatkan berbagai organisasi. Kami berharap kerjasama ini dapat mempercepat inovasi, memperkuat talenta lokal, serta membuka peluang ekonomi di pasar regional dan global,” ujar Dr. William.