news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Ratusan Siswa Indonesia Timur Pamerkan Riset dan Inovasi, Bukti Pendidikan dan Talenta Daerah Tak Kalah dari Negara Maju.
Sumber :
  • Ilustrasi

Ratusan Siswa Indonesia Timur Pamerkan Riset dan Inovasi, Bukti Pendidikan dan Talenta Daerah Tak Kalah dari Negara Maju

Sebanyak 149 penelitian karya siswa Indonesia Timur, mulai dari kopi Arabika Papua, tanaman antimalaria, energi terbarukan, hingga inovasi pengelolaan sampah
Kamis, 11 Juni 2026 - 00:17 WIB
Reporter:
Editor :

Lebih dari 400 peserta didik dari berbagai daerah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Paniai, Nduga, Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya, Puncak, Teluk Wondama, Tanimbar, Boven Digoel, Manokwari Selatan, hingga berbagai wilayah lainnya.

Selama lima hari pelaksanaan, para siswa menampilkan beragam hasil penelitian, proyek inovasi, karya seni, serta berbagai bentuk pengembangan diri yang telah dipersiapkan sepanjang tahun.

Direktur Sekolah GenIUS menjelaskan bahwa tema yang diangkat tahun ini lahir dari keyakinan bahwa karya besar selalu berawal dari proses mengenal diri sendiri. Setiap penelitian, presentasi, maupun karya yang ditampilkan merupakan hasil perjalanan panjang para peserta didik dalam belajar bertanya, berpikir, dan menemukan peran mereka di tengah masyarakat.

Dari Kopi Papua hingga Tanaman Antimalaria

Salah satu hal menarik dalam GExpo 2026 adalah kuatnya keterkaitan penelitian para siswa dengan potensi daerah asal mereka.

Sebanyak 149 karya penelitian dipamerkan selama kegiatan berlangsung. Berbagai topik yang diangkat tidak hanya relevan secara akademis, tetapi juga berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Jerekia Bagau, siswa asal Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, mempresentasikan penelitian mengenai kandungan kafein Kopi Arabika Menebega. Penelitian tersebut bertujuan menghasilkan data ilmiah yang dapat mendukung daya saing kopi lokal sekaligus memperkuat informasi mengenai kualitas salah satu komoditas unggulan daerah.

Di bidang kesehatan, Nikson Oropka dari Pegunungan Bintang, Arenst Kafiar dari Boven Digoel, dan Linus Walam dari Pegunungan Bintang meneliti kandungan senyawa aktif tanaman Tali Kuning (*Arcangelisia flava*) yang banyak ditemukan di Papua.

Penelitian tersebut berfokus pada identifikasi potensi tanaman herbal lokal yang selama ini dikenal masyarakat sebagai obat tradisional. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pengembangan bahan alami antimalaria berbasis penelitian ilmiah.

Inovasi Lingkungan dan Energi Terbarukan Jadi Sorotan

Perhatian para siswa terhadap isu lingkungan juga terlihat dari berbagai karya yang dipamerkan.

Arsi Rosita Lorensi Sofianti dari Kabupaten Boven Digoel mengembangkan alat pencacah sekaligus pengaduk sampah organik skala mini. Alat tersebut dirancang untuk membantu pengolahan limbah organik di lingkungan asrama menjadi kompos yang lebih mudah dimanfaatkan.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:48
14:55
05:24
01:08
07:01
04:10

Viral