- Antara
Kota Serang Bebas BAB Sembarang, Pemkot Gandeng Filantropi
tvOnenews.com - Untuk mempercepat pembangunan jamban keluarga demi mengejar target Kota Serang terbebas dari perilaku Buang Air Besar (BAB) sembarangan pada tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Banten, menggandeng sejumlah lembaga filantropi, badan usaha, dan elemen masyarakat.
Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Serang Yudi Suryadi di Serang, Senin, mengatakan kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi strategi utama pemerintah di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Karena anggaran terbatas, Bapak Wali Kota ingin mempercepat penyelesaian program jamban ini. Makanya kita berkolaborasi bersinergi dengan lembaga filantropi, BUMN, BUMD melalui program CSR, serta masyarakat agar target masyarakat terbebas dari BAB sembarangan bisa tuntas," kata Yudi.
Yudi menjelaskan saat ini pemerataan pembangunan jamban keluarga masih menyisakan pekerjaan rumah di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kasemen dan Kecamatan Serang.
Pada kedua wilayah tersebut secara teknis diperkirakan masih terdapat ratusan kepala keluarga yang belum memiliki fasilitas sanitasi yang layak.
Menurutnya, lambatnya penuntasan fasilitas BAB di wilayah tersebut bukan sekadar masalah ketiadaan biaya, melainkan kendala fisik permukiman warga.
"Yang banyak dialami itu ukuran rumah warga sangat terbatas. Jangankan untuk membuat jamban, untuk rumahnya sendiri pun sangat terbatas. Selain itu status kepemilikan lahan juga menjadi permasalahan utama di lapangan," ujarnya.
Untuk menyiasati hal tersebut, Pemkot Serang membagi skema penanganan menjadi dua bagian. Program pembangunan jamban yang telah masuk dalam perencanaan daerah akan dieksekusi oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Sementara itu untuk kebutuhan yang sifatnya mendesak atau tidak terencana dalam APBD, Pemkot Serang memaksimalkan kolaborasi bersama pihak ketiga.
Bantuan akan diarahkan melalui lembaga-lembaga seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Badan Wakaf Al-Qur'an (BWA), lembaga pelopor Lentera, serta pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan yang ada di Kota Serang.
"Melalui sinergi terpadu ini Pemkot Serang optimistis persoalan sanitasi dasar ini dapat dipercepat penyelesaiannya dan target Kota Serang bebas dari BAB sembarangan dapat terealisasi," ucapnya.(chm)