- Pemprov Jabar
Mengenal Sekolah Maung, Program Pendidikan Unggulan Dedi Mulyadi: Ini Syarat Masuk, Jalur Seleksi, dan Daftar Sekolahnya
"Dengan enam jurusan. Satu, jurusan teknologi informasi. Dua, jurusan otomotif. Yang ketiga jurusan pertanian. Yang keempat jurusan olahraga. Yang kelima jurusan elektro. Yang keenam, jurusan kelautan," jelasnya.
Tidak hanya membangun sistem pendidikan, Pemprov Jabar juga berencana memperbaiki fasilitas penunjang di sekitar sekolah, mulai dari trotoar, taman, halte, hingga penerangan jalan.
Seleksi Lebih Ketat, Ada Jalur Akademik dan Non-Akademik
Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung pada 25-29 Mei 2026.
Sebanyak 41 sekolah yang terdiri dari 28 SMA negeri dan 13 SMK negeri ditunjuk sebagai penyelenggara program ini.
Berbeda dengan sekolah reguler, Sekolah Maung menerapkan seleksi yang lebih ketat. Pada jalur Potensi Akademik SMA Maung, calon siswa wajib memiliki IQ minimal 130 berdasarkan tes yang dikeluarkan psikolog terdaftar di Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) atau lembaga psikotes terakreditasi.
Peserta juga harus mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang mengukur kemampuan numerasi, literasi Bahasa Indonesia, dan Matematika.
Kuota penerimaan dibagi ke dalam beberapa jalur. Jalur Potensi Akademik memperoleh kuota 10 persen dari total daya tampung sekolah.
Sementara Jalur Kompetensi Akademik mendapatkan alokasi 70 persen, yang terdiri atas 50 persen berdasarkan nilai rapor dan TKA serta 20 persen melalui prestasi akademik atau kejuaraan.
Adapun Jalur Kompetensi Non-Akademik mendapat kuota 20 persen. Jalur ini diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi di bidang seni, olahraga, Pramuka, Paskibra, hingga kepemimpinan seperti Ketua OSIS.
Untuk jalur akademik, peserta wajib memiliki rata-rata nilai rapor minimal 85 dari semester satu hingga lima. Sedangkan jalur non-akademik mensyaratkan rata-rata nilai minimal 80.
Khusus SMK Maung, peserta tidak diwajibkan mengikuti TKA. Penilaian lebih difokuskan pada kemampuan akademik dasar dan pemilihan program keahlian sesuai minat serta kebutuhan industri.
Hasil seleksi Sekolah Maung akan diumumkan pada 8 Juni 2026, sedangkan daftar ulang berlangsung pada 9-10 Juni 2026. Bagi peserta yang belum lolos, masih tersedia kesempatan mengikuti seleksi reguler melalui jalur SPMB umum.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, keterampilan masa depan, dan kemampuan bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas budaya daerahnya.