news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kok Bisa, Nyaris Dibayari Pajak oleh Dedi Mulyadi, Pengendara Motor yang Ditegur di Sumedang Ternyata Residivis Curanmor.
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

Kok Bisa, Nyaris Dibayari Pajak oleh Dedi Mulyadi, Pengendara Motor yang Ditegur di Sumedang Ternyata Residivis Curanmor

Pengendara motor yang sempat ditegur Dedi Mulyadi di Sumedang dan hampir dibayari pajaknya ternyata merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor
Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:49 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Seorang pengendara sepeda motor yang pernah berinteraksi langsung dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM di Kabupaten Sumedang ternyata bukan warga biasa seperti yang banyak diduga sebelumnya. 

Belakangan terungkap, pria tersebut merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kisah ini menarik perhatian publik karena sebelumnya pengendara tersebut nyaris mendapat bantuan pembayaran pajak kendaraan dari Dedi Mulyadi. 

Saat itu, KDM yang dikenal sering turun langsung menyapa warga terlihat menegur pengendara motor berknalpot brong dan menanyakan status administrasi kendaraannya.

Namun niat baik tersebut akhirnya tidak pernah terealisasi. Hasil penyelidikan kepolisian mengungkap fakta berbeda. 

Motor yang digunakan ternyata berkaitan dengan tindak kejahatan, sementara pengendaranya diketahui pernah terlibat kasus serupa dan kembali berurusan dengan hukum.

Berawal dari Teguran KDM di Jalanan Sumedang

Peristiwa itu terjadi ketika Dedi Mulyadi melakukan kunjungan ke wilayah Kabupaten Sumedang. Dalam sebuah momen yang kemudian ramai beredar di media sosial, KDM menghentikan seorang pengendara Yamaha Jupiter MX merah yang menggunakan knalpot brong.

Seperti yang kerap dilakukannya saat berinteraksi dengan masyarakat, Dedi menanyakan alasan penggunaan knalpot yang mengganggu ketertiban serta menanyakan status pajak kendaraan tersebut. 

Dalam percakapan singkat itu, muncul keinginan dari KDM untuk membantu membayarkan pajak kendaraan sang pengendara.

Namun belakangan, fakta mengejutkan justru terungkap. Pengendara yang sempat mendapat perhatian dari orang nomor satu di Jawa Barat itu ternyata merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor yang tengah menjadi target penyelidikan polisi.

Kok Bisa, Nyaris Dibayari Pajak oleh Dedi Mulyadi, Pengendara Motor yang Ditegur di Sumedang Ternyata Residivis Curanmor
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika menjelaskan bahwa pelaku yang kini telah diamankan sebelumnya sempat menarik perhatian Dedi Mulyadi saat mengendarai motor dengan knalpot brong.

"Ya jadi namanya masyarakat ya kadang-kadang suka tipu-tipu, dia seorang tersangka yang mencuri kendaraan di TKP Kecamatan Ganeas ya, hampir saja dibayar oleh Pak KDM pajak kendaraan tersebut, tetapi ternyata orangnya residivis," kata AKBP Sandityo Mahardika saat konferensi pers pengungkapan kasus curanmor hasil Operasi Jaran Lodaya 2026 di Mapolres Sumedang.

Polisi Ungkap Pelaku Ternyata Residivis

Menurut Sandityo, niat baik Dedi Mulyadi untuk membantu masyarakat akhirnya tidak sampai terlaksana karena polisi lebih dulu mengungkap keterlibatan pelaku dalam kasus pencurian kendaraan bermotor.

" Tapi alhamdulillah tidak terjadi ya, alhamdulillah residivis itu kita amankan sehingga Pak KDM tidak jadi membayarkan pajak dan STNK tersebut," ujarnya.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan kemudian melakukan penangkapan di kediamannya yang berada di wilayah Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang.

Kapolres menjelaskan bahwa saat pertemuan dengan KDM terjadi, aparat sebenarnya tengah melakukan pendalaman terhadap sejumlah kasus curanmor yang terjadi di wilayah Sumedang. Investigasi kemudian mengarah kepada pelaku hingga akhirnya berhasil diamankan.

"Pada saat motor itu lewat ditanya oleh Pak KDM karena menggunakan knalpot brong, pelaku diciduk di rumahnya, di daerah Ganeas," ungkap Sandityo.

Polisi juga mengungkap bahwa kendaraan yang digunakan pelaku saat bertemu KDM merupakan motor yang dipakai dalam aktivitas kejahatan. Fakta tersebut membuat peristiwa yang semula terlihat sebagai interaksi biasa antara kepala daerah dan warga berubah menjadi cerita yang cukup mengejutkan.

KDM Unggah Video dan Tulis: Feeling Tak Pernah Bohong

Menariknya, Dedi Mulyadi turut menyoroti perkembangan kasus tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Politikus yang akrab disapa KDM itu membagikan kembali video saat dirinya berinteraksi dengan pengendara motor tersebut sebelum identitas aslinya terungkap.

Dalam unggahan itu, Dedi menyertakan kalimat singkat yang langsung menarik perhatian para pengikutnya.

"Emang ya feeling mah gak pernah bohong."

Unggahan tersebut sontak memicu beragam komentar dari netizen. Banyak yang mengaitkan pernyataan itu dengan sikap KDM saat pertama kali menegur pengendara motor berknalpot brong tersebut.

Kasus ini juga menjadi salah satu temuan dalam Operasi Jaran Lodaya 2026 yang digelar Polres Sumedang. Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengungkap sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor dan menangkap beberapa pelaku beserta penadah hasil kejahatan.

Terungkapnya identitas pengendara yang sempat berinteraksi dengan Dedi Mulyadi menjadi pengingat bahwa penampilan seseorang tidak selalu mencerminkan latar belakang sebenarnya. 

Di balik momen yang terlihat sederhana di jalan raya, aparat kepolisian justru menemukan fakta bahwa sosok tersebut merupakan residivis yang kembali terlibat dalam tindak pidana.

Peristiwa ini sekaligus memperlihatkan bagaimana proses penegakan hukum berjalan beriringan dengan berbagai interaksi sosial yang terjadi di tengah masyarakat. 

Niat baik untuk membantu warga memang penting, tetapi verifikasi dan penegakan hukum tetap menjadi faktor utama dalam memastikan bantuan diberikan kepada pihak yang tepat. (udn)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:03
01:30
01:38
04:38
05:50
03:19

Viral