news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. secara resmi meluncurkan Gerakan "Jaga Rawat Jawa Barat" sebagai implementasi dan penguatan Transformasi Polri Presisi..
Sumber :
  • Antara

Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan Jaga Rawat Jawa Barat

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. secara resmi meluncurkan Gerakan "Jaga Rawat Jawa Barat" sebagai implementasi dan penguatan Transformasi Polri Presisi.
Jumat, 17 Juli 2026 - 22:31 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. secara resmi meluncurkan Gerakan "Jaga Rawat Jawa Barat" sebagai implementasi dan penguatan Transformasi Polri Presisi di tingkat kewilayahan melalui pembangunan ekosistem keamanan yang mengedepankan prinsip kerja Adaptif, Responsif, Kolaboratif, dan Solutif .

Peluncuran gerakan tersebut dilaksanakan saat Kapolda Jawa Barat memimpin Apel Gelar Bhabinkamtibmas dan Sabuk Kamtibmas Polda Jawa Barat di Lapangan Apel Mapolda Jabar, Jumat (17/7/2026). Momentum tersebut menjadi tonggak penguatan peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri sekaligus mempererat sinergi melalui Sabuk Kamtibmas, yaitu kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga serta merawat keamanan di Jawa Barat.

Peluncuran Gerakan "Jaga Rawat Jawa Barat" ditandai dengan pemukulan gong oleh Kapolda Jabar sebagai simbol dimulainya paradigma baru dalam pengelolaan keamanan di Jawa Barat. Gerakan ini menjadi pengejawantahan nilai-nilai Transformasi Polri Presisi di tingkat kewilayahan dengan menghadirkan pendekatan kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat, mengutamakan pencegahan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan penyelesaian terhadap setiap persoalan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Kapolda Jabar menjelaskan bahwa "Jaga Rawat Jawa Barat" bukan sekadar sebuah tagline, melainkan sebuah gerakan bersama dalam membangun ekosistem keamanan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat. "Jaga" dimaknai sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat, sedangkan "Rawat" merupakan upaya membangun kepedulian, memperkuat kolaborasi, serta memelihara rasa aman secara berkelanjutan sehingga keamanan menjadi tanggung jawab dan budaya bersama.

Dalam amanatnya, Kapolda Jabar menegaskan bahwa Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia yang memiliki dinamika sosial, ekonomi, budaya, dan perkembangan teknologi yang sangat pesat. Kondisi tersebut menuntut Polri untuk terus bertransformasi melalui pendekatan yang lebih adaptif, humanis, dan berbasis kolaborasi guna menjawab berbagai tantangan kamtibmas yang semakin kompleks.

Menurut Kapolda Jabar, keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Polri, melainkan merupakan hasil kerja bersama seluruh komponen bangsa. Oleh karena itu, Sabuk Kamtibmas dibangun sebagai ruang kolaborasi multidoor yang mengintegrasikan seluruh potensi masyarakat dalam satu tujuan bersama, yaitu menjaga dan merawat keamanan serta ketertiban di Jawa Barat.

Dalam ekosistem tersebut, Bhabinkamtibmas menjadi garda terdepan Polri yang berperan sebagai penghubung antara Polri dan masyarakat. Selain menjalankan fungsi pembinaan masyarakat, Bhabinkamtibmas juga berperan dalam memperkuat deteksi dini, menyelesaikan berbagai persoalan melalui pendekatan problem solving, membangun komunikasi yang konstruktif, serta menggerakkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Sebagai implementasi Gerakan "Jaga Rawat Jawa Barat" , Kapolda Jabar memperkenalkan empat prinsip kerja yang menjadi budaya kerja seluruh jajaran Polda Jawa Barat, yaitu:
- Adaptif, mampu membaca perubahan, memahami karakteristik wilayah, serta menyesuaikan strategi sesuai dinamika masyarakat.
- Responsif, cepat, tepat, dan hadir dalam setiap kebutuhan maupun persoalan masyarakat.
- Kolaboratif, membangun sinergi multidoor bersama pemerintah, TNI, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan.
- Solutif , menghadirkan penyelesaian yang nyata, tepat sasaran, berkeadilan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Keempat prinsip tersebut menjadi fondasi dalam membangun ekosistem keamanan yang selaras dengan Transformasi Polri Presisi , yaitu sistem keamanan yang tidak hanya mengandalkan kekuatan institusi kepolisian, tetapi bertumpu pada kolaborasi, partisipasi, kepedulian, dan tanggung jawab bersama. Dalam ekosistem tersebut, Bhabinkamtibmas menjadi motor penggerak yang memastikan setiap potensi gangguan dapat dideteksi sejak dini, setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat dan humanis, serta setiap unsur masyarakat memiliki ruang untuk berkontribusi dalam menjaga keamanan lingkungannya.

Selain melaunching Gerakan "Jaga Rawat Jawa Barat", Kapolda Jabar juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Bhabinkamtibmas Teladan, 3 Pilar, Satkamling, Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), Satuan Pengamanan (Satpam), dan Polisi Khusus (Polsus) Teladan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mendukung terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat.

Kapolda Jabar berharap Gerakan "Jaga Rawat Jawa Barat" menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat dalam membangun Jawa Barat yang aman, tertib, dan kondusif. Selaras dengan Transformasi Polri Presisi, gerakan ini diharapkan menjadi fondasi terbangunnya ekosistem keamanan yang tangguh, partisipatif, dan berkelanjutan, dengan Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan serta prinsip kerja Adaptif, Responsif, Kolaboratif, dan Solutif sebagai budaya kerja dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.(chm)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:00
04:23
02:55
01:22
01:15
02:16

Viral