news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Viral Oknum Wartawan Ngamuk di SD Sukaraja, Gubernur Dedi Mulyadi Turunkan Tim Hukum.
Sumber :
  • tangkapan layar instagram Sukabumiupdate

Viral Oknum Wartawan Ngamuk di SD Sukaraja, Gubernur Dedi Mulyadi Turunkan Tim Hukum

Video oknum wartawan ngamuk di SDN 2 Sukaraja, Sukabumi, viral. Dedi Mulyadi turunkan tim hukum, polisi amankan AS dan hasil tes urine disebut
Selasa, 1 September 2026 - 18:30 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Video seorang pria yang disebut sebagai oknum wartawan mengamuk di lingkungan SDN 2 Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, mendadak menjadi perhatian publik. Rekaman yang memperlihatkan pria tersebut berteriak di ruang guru bahkan disaksikan sejumlah murid. 

Peristiwa itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu respons dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Aksi tersebut menjadi sorotan bukan hanya karena terjadi di lingkungan sekolah, tetapi juga karena muncul dugaan adanya intimidasi terhadap pihak sekolah. 

Melansir akun Instagram Sukabumiupdate, video tersebut pertama kali ramai setelah diunggah kembali melalui media sosial. Akun Facebook Rifky Ramdani menyebut pria itu diduga mengancam dan mengintimidasi ibunya yang merupakan Kepala SDN 2 Sukaraja.

Rifky juga menuding pria tersebut menjual koran di lingkungan sekolah dengan cara yang disebutnya memaksa. Namun, sejumlah tudingan tersebut masih perlu dibuktikan melalui proses pemeriksaan. 

Di tengah viralnya kasus tersebut, Pemprov Jawa Barat turun tangan dengan menerjunkan tim hukum untuk mengumpulkan fakta dan memberikan pendampingan kepada pihak sekolah.

Video Wartawan Ngamuk di Sekolah Viral

Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah rekaman aksi pria berinisial AS (46) beredar di media sosial. Dalam video, pria tersebut terlihat meluapkan emosi dan berteriak di lingkungan sekolah ketika aktivitas para murid masih berlangsung.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai perilaku tersebut tidak mencerminkan prinsip kerja jurnalistik, terlebih karena dilakukan di lingkungan pendidikan dan disaksikan anak-anak.

“Saya lihat tayangan oknum wartawan di Sukabumi, berteriak-teriak di SD (Sukaraja 2) ketika anak-anak sedang bermain di lingkungan sekolah. Tindakan itu tidak mencerminkan prinsip seorang jurnalis,” kata Dedi, Selasa (1/9/2026).

Dedi menegaskan dirinya belum mengetahui seluruh persoalan yang melatarbelakangi kejadian tersebut. Karena itu, pemerintah memilih melakukan investigasi terlebih dahulu sebelum menarik kesimpulan mengenai duduk perkara.

Dedi Mulyadi Turunkan Tim Hukum

Meski pengelolaan sekolah dasar merupakan kewenangan pemerintah kabupaten/kota, Pemprov Jawa Barat memutuskan mengambil langkah responsif. Dedi meminta tim hukum pemerintah provinsi mendatangi lokasi untuk mengumpulkan informasi sekaligus memberikan advokasi kepada pihak sekolah.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral