news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Warga bergotong royong membangun Jembatan Titian Persatuan Karanganyar.
Sumber :
  • Istimewa

Aksi Bersama Anies Baswedan Rampungkan Jembatan Titian Persatuan Karanganyar

Warga Dusun Gembreng, Desa Sambirejo, bersama masyarakat Kampung Klotok, Karanganyar, berkumpul dalam acara Peresmian Jembatan Titian Persatuan Karanganyar pada
Jumat, 30 Januari 2026 - 21:34 WIB
Reporter:
Editor :

Karanganyar, tvOnenews.com – Warga Dusun Gembreng, Desa Sambirejo, bersama masyarakat Kampung Klotok, Karanganyar, berkumpul dalam acara Peresmian Jembatan Titian Persatuan Karanganyar pada Jumat (30/1/2026).

Jembatan tersebut diinisiasi oleh Aksi Bersama dan diresmikan langsung oleh penggeraknya, Anies Baswedan.

Peresmian jembatan ini telah lama dinantikan warga sejak proses pembangunan rampung pada pertengahan Januari.

Acara dimulai dengan pengibaran Bendera Merah Putih, kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan seni dari warga setempat.

Jembatan Titian Persatuan Karanganyar
Sumber :
  • Istimewa

Tim Aksi Bersama, tamu undangan, Karang Taruna, unsur pemerintah, serta masyarakat sekitar turut memeriahkan acara yang berlangsung hingga malam hari.

“Alhamdulillah jembatan Aksi Bersama Karanganyar sudah dicoba masyarakat,” ujar Itong dalam keterangan pers yang diterima tvOnenews.com, Jumat (30/1/2026).

Jembatan gantung tersebut menggantikan jembatan bambu yang telah digunakan warga selama kurang lebih 30 tahun.

Dengan konstruksi yang lebih kokoh, jembatan baru ini dinilai jauh lebih aman untuk menunjang aktivitas warga yang setiap hari melintasi sungai dengan ketinggian sekitar 20 meter dari permukaan air.

“Selisih dari jembatan lama dengan jembatan baru sangat jauh, lebih tinggi dan juga lebih aman,” kata Iswanto saat membandingkan jembatan bambu lama dengan Jembatan Titian Persatuan yang kini membentang sepanjang 55 meter dan menghubungkan Dusun Gembreng, Desa Sambirejo, dengan Kampung Klotok.

Dalam pembangunannya, Aksi Bersama menerapkan pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara aktif melalui semangat gotong royong.

Anies Baswedan saat ikut membangun Jembatan Titian Persatuan Karanganyar
Sumber :
  • Istimewa

Karang Taruna hingga warga sekitar terlibat langsung sesuai peran masing-masing. Tradisi gotong royong sejatinya telah lama melekat pada warga setempat, yang selama ini secara swadaya memperbaiki jembatan bambu non permanen setiap peringatan 17 Agustus.

Keberhasilan pembangunan Jembatan Titian Persatuan Karanganyar juga tak lepas dari peran Teman Aksi Bersama Solo Raya yang secara konsisten mengawal proses pembangunan.

Mereka berperan sebagai penghubung antara kebutuhan warga dan Aksi Bersama, sekaligus memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana.

“Kami ingin jembatan ini menjadi 'Harapan Anyar' di Karanganyar. Jembatan yang menjadi harapan dan mampu memberikan rasa aman sehingga tidak ada lagi kecemasan bagi orang tua saat melepas anaknya pergi ke sekolah terutama di musim penghujan,” ujar perwakilan Teman Aksi Bersama Solo Raya.

Keterlibatan erat antara warga dan Aksi Bersama juga membuka ruang dialog dalam setiap proses pembangunan.

Salah satunya saat pemetaan lokasi, diketahui bahwa tanah yang digunakan sebagai pondasi jembatan merupakan tanah wakaf yang diamanahkan untuk kemanfaatan warga. Tanah tersebut kemudian menjadi pondasi penting berdirinya Jembatan Titian Persatuan Karanganyar.

Jembatan ini menjadi jembatan kedua yang dibangun Aksi Bersama sebagai wujud komitmen menghadirkan akses publik yang mempermudah mobilitas sosial dan ekonomi warga.

Pembangunan tersebut juga mencerminkan sinergi antara Aksi Bersama, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam memperkuat infrastruktur pedesaan.

Keberadaan Jembatan Titian Persatuan diharapkan mampu memberikan akses yang lebih aman dan layak, tidak hanya untuk anak-anak yang berangkat sekolah, tetapi juga bagi warga yang menuju lahan pertanian serta mendukung peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Anies Baswedan yang menjadi tokoh utama dalam peresmian jembatan ini diketahui telah memberikan perhatian dan dukungan sejak sebelum jembatan berdiri. Kehadirannya untuk kedua kalinya di Karanganyar disambut antusias oleh warga.

Pasca peresmian, Teman Aksi Bersama Solo Raya akan melanjutkan program Community Development (comdev). Program tersebut ditujukan agar pembangunan tidak berhenti pada jembatan semata, melainkan menjadi awal ruang pertumbuhan warga secara berkelanjutan.

Lebih jauh, pembangunan Titian Persatuan Karanganyar bukan sekadar membangun infrastruktur, melainkan simbol kepedulian kolektif.

Di balik kokohnya jembatan tersebut, terdapat kontribusi berbagai pihak, termasuk para donatur yang telah mendukung proses pembangunan.

Upaya kecil yang dikumpulkan bersama terbukti mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

“Membentang, menyambungkan dua seberang, menghadirkan jalan pulang,” ujar Anies Baswedan mengutip tanggapan warganet terhadap program Aksi Bersama ini.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:20
02:24
03:50
01:11
01:32
00:45

Viral