news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana Pasar Tumpah Bulakamba di jalan Pantura Brebes, Jawa Tengah..
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Info Mudik: Waspadai 5 Pasar Tumpah yang Jadi Biang Kemacetan di Jalur Mudik Brebes Jawa Tengah

Bagi pemudik yang akan masuk gerbang pintu Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Brebes, harus mewaspadai lima pasar tumpah yang bisa menjadi biang kemacetan, baik di jalur pantura, jalur tengah maupun jalur tengah menuju arah Banyumas dan sekitarnya.
Rabu, 11 Maret 2026 - 13:34 WIB
Reporter:
Editor :

Brebes, tvOnenews.com -  Bagi pemudik yang akan masuk gerbang pintu Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Brebes, harus mewaspadai lima pasar tumpah yang bisa menjadi biang kemacetan, baik di jalur pantura, jalur tengah maupun jalur tengah menuju arah Banyumas dan sekitarnya.

Apalagi, keberadaan pasar tumpah, diprediksi bakal menjadi titik penghambat arus lalu lintas pada musim mudik Lebaran mendatang.  

Kelima lokasi pasar tumpah yang berpotensi menghambat perjalanan yakni di jalur Pantura, terdapat Pasar Bulakamba dan Pasar Induk Brebes.

Sementara di jalur Tengah bagi kendaraan yang keluar dari exit Tol Pejagan menuju Prupuk Kabupaten Tegal, terdapat Pasar Larangan dan Pasar Songgom.

Sedangkan di Jalur Selatan, kendaraan pemudik yang hendak menuju Banyumas dan sekitarnya harus mewaspadai keberadaan Pasar Linggapura di Kecamatan Tonjong.

Potensi kemacetan bagi kendaraan pemudik dipicu banyaknya pedagang yang menjajakan barang dagangannya di badan jalan, menyebabkan penyempitan jalan. 

Keberadaan armada becak yang menunggu penumpang di sekitar pasar menyebabkan arus lalu lintas semakin tersendat, karena mereka menempati hampir separuh badan jalan dan hanya menyisakan satu lajur.

Kondisi ini diperparah dengan angkutan umum elf yang berhenti menaikan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat, sehingga memicu kendaraan lainnya harus terhenti.

Salah satu potensi kemacetan yakni Pasar Bulakamba, yang setiap hari terlihat ratusan pedagang tumpah ruah hingga meluber ke badan jalan Pantura.

Selain disesaki pedagang, badan jalan juga dipenuhi kendaraan becak dan kendaraan sepeda motor yang parkir di badan jalan. Kondisi ini makin diperparah dengan banyaknya orang yang berlalu lalang menyeberang jalan.

Kartini (65) salah seorang pedagang mengatakan, ia maupun pedagang lainnya memilih berjualan di depan pasar ketimbang harus masuk ke dalam pasar. Kartini mengungkapkan, jualan diluar lebih laris ketimbang harus masuk ke dalam pasar.

Namun, disatu sisi, Kartini mengaku cemas dengan keselamatan jiwanya dikarenakan berdekatan dengan lalu lalang kendaraan besar yang setiap saat melintas tidak jauh dari tempatnya ia berjualan.

“Rasa takut pasti ada. Namun, gimana lagi diluar lebih laku ketimbang harus berjualan di luar. Kami juga merasa legal jualan diluar, karena tiap hari ditariki retribusi oleh petugas pasar," kata Kartini, Rabu (11/03/2026) pagi.

Sementara Kasatlantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zainurrozaq menegaskan, pihaknya bersama instansi terkait akan berkoordinasi. Termasuk jajarannya akan melakukan rekayasa  di titik-titik rawan tersebut untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas pemudik.

"Kami akan memasang pembatas beton agar pedagang tidak berjualan di tempat yang berbahaya. Selain itu, barikade bambu akan dipasang di median jalan agar titik penyeberangan warga dilokalisir hanya di satu titik saja," kata Zainurrozaq kepada awak media.

Pihak kepolisian juga telah menyiapkan Tim Urai Macet yang akan dikerahkan sewaktu-waktu jika terjadi penumpukan kendaraan yang signifikan di titik-titik rawan kemacetan.

"Kami telah bergerak cepat dengan melakukan sosialisasi kepada pengelola pasar, pedagang, hingga juru parkir agar tidak menggunakan bahu jalan sebagai tempat aktivitas selama masa mudik lebaran mendatang," pungkasnya. (tho/buz).

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:24
01:11
03:42
05:07
03:34
05:04

Viral