news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Aktivitas pedagang sembako di Pasar Puri Baru, Pati, Jawa Tengah..
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

MBG Libur, Harga Sayuran dan Bumbu Dapur di Pasar Puri Baru Pati Turun Akibat Permintaan Menyusut

Liburnya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam dua pekan terakhir berdampak pada turunnya harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Puri Baru, Kabupaten Pati. 
Jumat, 3 Juli 2026 - 19:34 WIB
Reporter:
Editor :

Pati, tvOnenews.com – Liburnya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam dua pekan terakhir berdampak pada turunnya harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Puri Baru, Kabupaten Pati. 

Penurunan permintaan dari pembeli skala besar, khususnya pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), disebut menjadi salah satu penyebab melemahnya harga sayur dan bumbu dapur.

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Puri Baru Pati, Siti Zulaikah, mengatakan harga beberapa komoditas mengalami penurunan cukup signifikan sejak MBG berhenti beroperasi sementara.

"Harga cabai merah sekarang Rp35 ribu per kilogram, sebelumnya Rp40 ribu. Bawang merah sekarang Rp40 ribu, sebelumnya sampai Rp50 ribu per kilogram," ujar Siti, Kamis (2/7/2026).

Selain cabai dan bawang merah, harga wortel juga ikut terkoreksi. Komoditas tersebut kini dijual Rp17.000 per kilogram dari sebelumnya Rp20.000 per kilogram.

"Sayuran turun semua. Turunnya sudah sekitar dua minggu sejak MBG libur. Wortel juga turun jadi Rp17 ribu dari sebelumnya Rp20 ribu," katanya.

Menurut Siti, penurunan harga terjadi karena berkurangnya permintaan dalam jumlah besar yang sebelumnya berasal dari dapur penyedia makanan Program MBG. Kondisi itu membuat pasokan di pasar lebih banyak dibandingkan kebutuhan pembeli.

Meski demikian, tidak semua komoditas mengalami penurunan harga. Beberapa jenis bahan pangan masih bertahan di harga normal.

"Harga kentang masih bertahan di angka Rp20 ribu per kilogram dan belum menunjukkan perubahan," tuturnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Disdagperin Pati, Indyah Tri Astuti, mengungkapkan ada beberapa faktor penurunan sejumlah bahan kebutuhan pokok. Selain imbas MBG berhenti sementara, penurunan harga sembako lantaran musim Muharam.

”Penyebabnya, bulan ini masih bulan Muharam. dimana orang Jawa tidak ada yang punya hajat. Kemudian SPPG pada tutup karena liburan sekolah, jadi penyerapan bahan pokok berkurang,” ungkap dia. (arm/buz) 

 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:28
05:01
01:45
01:26
02:49
12:28

Viral