- Istimewa
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk
Yogyakarta, tvOnenews.com - Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
Kegiatan diskusi yang diselenggarakan oleh Generasi Emas Institute sebagai upaya mengkaji berbagai macam persoalan bangsa dan kondisi generasi muda.
Founder Generasi Emas Institute, Pangeran Mangkubumi mengatakan puluhan peserta diskusi pun ikut berperan aktif dengan menyampaikan sejumlah pandangannya yang kemudian coba disimpulkan ke dalam 2 kata 'Iqra Indonesia'.
Menurut Pangeran Iqra Indonesia hakikatnya ikhtiar generasi muda untuk membaca dan memaknai persoalan bangsa sekaligus solusinya secara komprehensif dan fundamental.
Selain itu, Pangeran turut mendorong gerakan Iqra Indonesia bukan hanya ditujukan untuk sekedar membangun kesadaran politik, namun juga menambah literasi politik yang epistemik.
“Iqra Indonesia adalah gerakan membaca, meneliti, mengobservasi, mengkaji, memahami dan memaknai persoalan bangsa secara fundamental. Persoalannya hari ini, bangsa kita khususnya generasi muda justru terjebak dalam dimensi melek politik namun minim literasi politik sehingga menyebabkan gagalnya mendiagnosis persoalan bangsa sampai ke akarnya” kata Pangeran, Kamis (6/8/2026).
Hal senada disampaikan oleh Isra Boy seorang peserta yang juga menjabat sebagai salah satu pimpinan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta.
Ia menyampaikan Yogyakarta sebagai salah satu epicentrum gerakan di Indonesia menaruh perhatian yang sama mengingat cukup banyak generasi muda yang tidak memahami substansi gerakan.
“Ya, cukup banyak anak muda yang fomo dalam mengikuti agenda gerakan namun tidak memahami substansi perjuangan yang dilakukan. Karenanya gerakan Iqra Indonesia menjadi sebuah konsep gerakan yang harus dikamapanyekan untuk memberi kesadaran bahwa kaum muda harus tuntas membaca persoalan bangsa," ujar Isra.(raa)