news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Waduk Seloromo Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengalami penyusutan volume air..
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Kemarau Panjang, Waduk Seloromo Gembong Pati Menyusut Lebih dari 70 Persen

Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mulai mengancam ketersediaan air di Waduk Seloromo Gembong.
Senin, 7 September 2026 - 12:19 WIB
Reporter:
Editor :

Pati, tvOnenews.com - Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mulai mengancam ketersediaan air di Waduk Seloromo Gembong.

Volume air di waduk terbesar di Kabupaten Pati tersebut dilaporkan menyusut lebih dari 70 persen dan menjadi salah satu kondisi terparah dalam enam tahun terakhir.

Pantauan di lokasi, kondisi Waduk Seloromo yang berada di wilayah Desa Gembong dan Desa Pohgading, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, tampak mengalami penyusutan volume air secara drastis.

Waduk peninggalan Belanda yang memiliki luas sekitar 500 hektare tersebut sebelumnya mampu menampung hingga 9,5 juta meter kubik air. Namun, saat ini volume air yang tersisa hanya sekitar 2,4 juta meter kubik.

Kondisi tersebut mulai mengancam pasokan air untuk sektor pertanian. Waduk Seloromo Gembong menjadi salah satu sumber pengairan bagi sekitar 4.959 hektare lahan pertanian yang tersebar di puluhan desa pada lima kecamatan, yakni Kecamatan Gembong, Pati, Tlogowungu, Wedarijaksa, dan Margorejo.

Operator Waduk Seloromo Gembong, Susanto, mengatakan kemarau tahun ini menjadi salah satu yang paling parah dalam enam tahun terakhir.

“Kalau tidak segera turun hujan dan tidak ada pasokan air dari kawasan hulu, volume air di waduk akan terus mengalami penurunan,” kata operator Waduk Seloromo Gembong, Susanto, Senin (7/9/2026)

Menurutnya, kondisi serupa pernah terjadi pada periode 2018 hingga 2019 ketika volume air Waduk Seloromo Gembong juga mengalami penyusutan ekstrem.

Namun, kemarau tahun ini dinilai lebih mengkhawatirkan karena hingga awal September volume air telah berkurang lebih dari 70 persen.

“Volume waduk Gembong sekarang tinggal dua juta empat ratus ribu meter kubik, dari volume awal penuh itu sembilan juta lima ratus ribu meter kubik,” ujarnya.

Jika kemarau terus berlangsung tanpa adanya pasokan air dari kawasan hulu, volume Waduk Seloromo Gembong diprediksi akan terus menyusut dalam beberapa minggu mendatang. Kondisi terburuk bahkan berpotensi menyebabkan waduk mengalami kekeringan.

“Kemungkinan (bertahan) saat ini dari dua juta empat ratus ribu meter kubik kalau ada permintaan (irigasi) dari petani ya sekitar dua mingguan. Waduk Gembong ini untuk pengairan 5 Kecamatan,” ungkap dia

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:27
03:45
01:47
01:32
01:33
02:52

Viral