- Edi cahyono
Waspada Begal dalam Angkot Bison, Dua Siswi SMK Asal Lawang Jadi Korbannya
Malang, tvOnenews.com - Aksi begal di dalam mobil angkutan umum jurusan Singosari -Lawang-Purwodadi yang menimpa dua pelajar putri saat pulang sekolah viral di media sosial istragram Malang Raya.
Dalam unggahan si penggungah mengatakan, ini kejadian sudah kedua kalinya terjadi saat mengendarai angkutan bison.
"Ini kejadian yang kedua kalinya, kemarin hari Rabu (23/8) menimpa salah seorang pelajar perempuan asal Perum Bedali Agung Lawang. Saat naik angkot bison dari Patung Garuda Singosari. Sesampai di seputaran armed korban didekap pakai sarung terus barang-barang berharga diambil dan korban diturunkan di sekolah lanjutan Advent Purwodadi dan kejadian ini dilimpahkan ke Polsek Singosari," ujar si pengunggah.
Lanjut, peristiwa kedua menimpa siswi SMKN 1 Purwosari, Pasuruan asal Desa Ketundan Kecamatan Lawang. Yakni siswi berinisial KZL, Kabupaten Malang, dipukul dan dibekap menggunakan sarung.
Kejadian itu terjadi di dalam mobil angkutan umum Isuzu Bison. Meski dilepaskan kembali, tas berisi laptop dan HP dirampas orang tak dikenal hingga mengalami kekerasan.
Modus pembegalan itu diketahui terjadi pada Kamis (24/8) malam sekitar pukul 18.00 WIB, Korban menaiki angkot Bison dengan seorang teman laki-laki dari SMK yang sama.
Menurut informasi, saat dalam perjalanan, temannya lebih dulu turun karena sudah sampai di dekat rumah. Korban tinggal seorang bersama penumpang lain.
Tanpa disangka-sangka, diduga salah seorang depan angkot membekap korban dengan sejenis kain sarung hingga kesulitan bernapas.
Pada saat itulah barang-barang korban termasuk barang berharga seperti laptop dan ponsel dirampas pelaku. Korban yang sempat memberontak diduga mengalami pemukulan oleh pelaku hingga luka.
Usai barang dirampas, korban diturunkan di sekitaran depan Sekolah Lanjutan Advent Purwodadi di Jalan Raya Purwodadi, Pasuruan.
Kapolsek Lawang Kompol Yanuar Rizal Ardhianto membenarkan. Dikatakan, peristiwa itu terjadi di dalam angkot saat menuju Pasar Lawang. Kasusnya kini tengah ditangani Polsek Purwodadi.
“Memang betul itu warga Lawang, namun kejadiannya di Purwosari dan yang bersangkutan sudah lapor ke Polsek Purwodadi,” ujar Yanuar saat dikonfirmasi, Jumat (25/8).
Video yang menunjukkan foto korban mengalami luka-luka sempat viral di media sosial dan menuai respon yang beragam. Dalam keterangan video juga disebutkan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama namun diduga sudah kedua kalinya dengan modus dan pola yang sama.
Yanuar mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah pendekatan terhadap korban. Dimana korban sempat mengalami trauma dan ketakutan untuk pergi sekolah.
“Kami juga menyayangkan kejadian tersebut, juga warga yang menjadi korban merupakan warga Lawang. Polsek Lawang sudah melakukan upaya trauma healing, dengan mendorong Bhabinkamtibmas kita yang juga anggota Polwan untuk mendampingi korban,” katanya.
Selain Polsek, anggota Koramil setempat juga telah mengunjungi korban untuk memberikan dukungan. Kepolisian tengah mewaspadai aksi serupa terjadi kembali. Yanuar menyampaikan sebagai upaya preventif pihaknya berharap masyarakat lebih berhati-hati saat keluar rumah. Utamanya saat petang atau malam hari.
“Kami imbau agar tidak keluar sendiri, lebih baik ada yang menemani. Kami mengingatkan kepada masyarakat yang menggunakan transportasi serupa untuk waspada saja. Terkait perkaranya saat ini sudah ditangani Polsek Purwodadi,” tandasnya. (eco/far)