news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Febridianto, Salah Satu Pengikut Dugaan Aliran Sesat di Pasuruan.
Sumber :
  • Tangkapan layar kanal Youtube tvOneNews

Pengikut Dugaan Aliran Sesat di Pasuruan: Untuk Masuk Islam Itu Bukan Syahadat

Pengikut dugaan aliran sesat di Pasuruan menjelaskan alasan kelompoknya tidak memercayai syahadat sebagai syarat masuk Islam.
Selasa, 17 Mei 2022 - 16:04 WIB
Reporter:
Editor :

Masyarakat saat ini tengah dihebohkan dengan kemunculan dugaan aliran sesat di Pasuruan.

Diketahui bahwa sekelompak orang telah menempati bekas warung makan di jalan raya Wonorejo, Pasuruan, Jawa Timur.

Orang-orang tersebut diduga mengikuti kepercayaan yang menyimpang dari ajaran Islam.

Orang-orang itu tidak memercayai hadis Nabi, mempelajari Al-Quran hanya melalui terjemahan, serta mengaku berguru langsung pada Allah SWT.

Bukan cuma itu, sekelompok orang yang diduga memercayai aliran sesat di Pasuruan itu juga tidak memercayai syahadat sebagai Rukun Islam.

Salah satu pengikut dugaan aliran sesat di Pasuruan, Febridianto menjelalaskan bahwa untuk masuk Islam tidak perlu mengucap syahadat.

Orang-orang tersebut percaya bahwa masuk Islam bisa dengan menerapkan ajaran-ajaran yang ada di dalam kitab suci seperti Al-Quran, Injil, dan juga Taurat.

“Untuk syahadat sendiri, kami mengingkari itu untuk masuk Islam, untuk masuk Islam itu bukan syahadat, tapi menerapkan ajaran-ajaran dalam Al-Quran,” tutur Febridianto dikutip dari kanal Youtube tvOneNews.

Lebih lanjut, Febridianto mengatakan bahwa kelompoknya memercayai hal tersebut karena mengacu pada Surat Al-Mai’dah

"Karena dalam Surat Al-Mai’dah sudah jelas Allah berfirman ‘Kamu tidak dipandang Agama sedikit pun oleh Allah sebelum kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan ajaran-ajaran apa yang diturunkan Tuhan kepadamu, kan itu, Allah tidak menganggap kita beragama sebelum kita menegakkan kitab Allah,” pungkas Febridianto. (bel)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral