- tvOne - m syahwan
Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan
Probolinggo, tvOnenews.com – Penanganan kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang sopir truk di area Pelabuhan PT DABN hingga kini masih terkesan buram. Meski insiden tersebut telah menelan korban jiwa, belum ada kesimpulan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti, apakah murni kelalaian kerja atau adanya unsur kesengajaan dalam prosedur bongkar muat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengawas lapangan, serta pihak manajemen pelabuhan. Olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan, namun hasilnya belum diumumkan ke publik.
Sementara itu, Hendra Yulis Priyanto, Humas Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Probolinggo, menegaskan bahwa seluruh aktivitas di kawasan pelabuhan wajib mengikuti aturan keselamatan dan prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku.
“Kami telah menjalankan fungsi pengawasan sesuai kewenangan, meski di lapangan berulang kali terjadi kecelakaan kerja yang menimbulkan korban jiwa,” terangnya. Jumat (30/1/2026)
Di sisi lain, insiden ini kembali memunculkan sorotan tajam terhadap lemahnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan pelabuhan PT DABN setempat.
“LIRA Jatim mendesak agar investigasi dilakukan secara transparan dan menyeluruh, tidak berhenti pada pekerja lapangan semata, tetapi juga menyentuh tanggung jawab pengelola dan pengawas kegiatan bongkar muat,” ujarnya, Samsudin, Gubernur LIRA Jatim.
Hingga kini belum ada penetapan tersangka maupun sanksi administratif yang diumumkan, sehingga kasus kematian sopir truk tersebut masih menyisakan tanda tanya besar bagi publik. (msn/gol)