- Tim tvone - rahem
Viral Ribuan Menu MBG Berisi Uang Lima Puluh Ribu Rupiah di Bangkalan
Bangkalan, tvOnenews.com - Viral di media sosial, ribuan menu makanan bergisi gratis di Kabupaten Bangkalan berisi uang lima puluh ribu rupiah di setiap ompreng menu MBG. Para siswa dan guru terkejut saat membuka menu tersebut, karena hal ini tidak biasa ada selama ini, dan mendapat respon positif dari warga net.
Siswa yang terlihat sumringah melihat kotak MBG dengan isian makanan, disertai uang lima puluh ribuan, di SPPG Desa Pengeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan.
Uang tersebut untuk tiap siswa penerima manfaat. Alhasil, rekaman-rekaman video ini pun viral, dan mendapat respon positif dari warganet.
Salah satu penerimanya adalah SDN Pangeleyan. Tentu saja, para siswa mengaku senang, karena memang ini untuk pertama kalinya,mereka menerima makanan MBG disertai uang puluhan ribu rupiah.
Pihak sekolah membenarkan bahwa penyajian MBG kemarin memang lengkap dengan bungkusan uang Rp 50 ribu yang diselipkan pada menu bakso.
Sehingga menu bakso MBG itu terasa spesial bahkan hingga membuat siswa terkejut.
"Biasanya tidak ada (uang) isinya, uangnya saya taruh di kantong. Senang sekali, buat ditabung," singkat siswa kelas VI, Ulfaira Nur Afifah dengan nada polos.
Sementara itu, Kepala Desa Pangeleyan Zaiqhulhak Alfarizi yang juga sebagai wali murid sangat mengapresiasi terhadap mitra SPPG Pangeleyan yang telah memberikan kejutan terhadap anaknya, serta warga di desa setempat.
Selain itu, terobosan SPPG Pangeleyan, keuntungan dari SPPG akan disisihkan untuk membangun rumah tidak layak huni.
Hal itu ditegaskan Kades Pangeleyan, Zhaiqhulhak Alfarisi.
Selain bersedekah Rp 50 ribu per ompreng, Haji Her disebut Kades tidak akan mengambil keuntungan dari beroperasinya dapur SPPG Pangeleyan.
"Hasil dari MBG akan dibagikan kepada masyarakat di Kecamatan Tanah Merah untuk membangun rumah layak huni.
"Saya selaku Kepala Desa Pangeleyan mengucapkan terima kasih kepada Haji Her selaku mitra SPPG," ungkap Ulhaq.
Sementara pihak SPPG Pangeleyan menyatakan, uang lima puluh ribuan tersebut, sebagai sedekah pribadi, oleh pemilik mitra H Khairul Umam atau yang dikenal dengan sapaan Haji Her, asal Kabupaten Pamekasan, Madura. Total penerimanya yakni seribu delapan ratus lebih siswa, di sembilan belas sekolah diantaranya mulai dari tingkat Paud, SD, MI, SMP, Mts, hingga SMA, SMK.