news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

May Day 2026 di Surabaya.
Sumber :
  • tim tvone - syamsul huda

Ribuan Buruh Jatim Kepung Surabaya saat May Day 2026, Bawa 21 Tuntutan Strategis

Gelombang aksi buruh mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kota Surabaya.
Jumat, 1 Mei 2026 - 14:36 WIB
Reporter:
Editor :

Surabaya, tvOnenews.com – Gelombang aksi buruh mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kota Surabaya, Jumat (1/5). Sekitar belasan ribu pekerja dari berbagai daerah di Jawa Timur yang tergabung dalam Gerakan Serikat Pekerja (Gesper) Jatim turun ke jalan menyuarakan aspirasi mereka.

Massa aksi datang dari sejumlah kota dan kabupaten, diantaranya Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Lumajang hingga Tuban. Aksi ini menjadi salah satu konsolidasi terbesar buruh di Jatim dalam beberapa tahun terakhir.

Wakil Sekretaris DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jatim, Nuruddin Hidayat, menyebutkan bahwa dalam aksi May Day kali ini, buruh membawa 21 tuntutan yang mencakup isu nasional dan regional.

“Aksi May Day 2026 menjadi momentum penting untuk mengonsolidasi kekuatan buruh dalam memperjuangkan keadilan sosial, kesejahteraan, serta kepastian hukum bagi para pekerja,” ujar Nuruddin.

Pada tingkat nasional, buruh mendesak DPR RI segera membahas undang-undang ketenagakerjaan baru tanpa skema omnibus law. Selain itu, mereka juga menuntut penghapusan sistem outsourcing, serta pembatasan potongan tarif ojek online maksimal 10 persen.

“Isu nasional lainnya mencakup reformasi perpajakan, perlindungan pekerja digital, peningkatan standar keselamatan kerja, hingga ratifikasi Konvensi ILO 190,” tambahnya.

Sementara di tingkat daerah, buruh menagih komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang disampaikan pada May Day tahun sebelumnya. Salah satu poin utama adalah percepatan pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang sistem jaminan pesangon.

“Aksi ini menjadi momentum untuk menagih komitmen Gubernur Jawa Timur agar tidak berhenti pada janji, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata yang berpihak kepada buruh,” tegas Nuruddin.

Selain itu, buruh juga mendesak pemberian sanksi tegas kepada perusahaan yang belum mendaftarkan pekerjanya dalam program BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam pelaksanaannya, aksi ini didukung dengan pengerahan 10 truk komando serta ratusan kendaraan roda dua untuk mobilisasi massa. Sebelum memulai aksi, para buruh dijadwalkan melaksanakan salat Jumat di Masjid Al-Akbar Surabaya dan sejumlah titik lainnya.

Usai itu, massa akan berkumpul di depan BG Junction Mall, Jalan Bubutan, sebelum melakukan long march menuju Kantor Gubernur Jawa Timur.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:51
01:23
13:50
04:01
07:18
06:09

Viral