news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Terancam Dipecat, Polisi Pacitan Berpangkat Brigadir Jadi Buronan Penipuan.
Sumber :
  • agus wibowo

Terancam Dipecat, Polisi Pacitan Berpangkat Brigadir Jadi Buronan Penipuan

Seorang anggota Polisi Polres Pacitan berpangkat brigadir buron setelah diduga terlibat kasus penipuan puluhan juta rupiah dengan modus membebaskan tahanan.
Senin, 11 Mei 2026 - 16:04 WIB
Reporter:
Editor :

Pacitan, tvOnenews.com - Seorang anggota Polisi Polres Pacitan berpangkat Brigadir buron setelah diduga terlibat kasus penipuan puluhan juta rupiah dengan modus menjanjikan dapat membebaskan seorang tahanan.

Brigadir SA, polisi yang bertugas di Sat Tahti Polres Pacitan tersebut melarikan diri atau mangkir dari tugas hingga kurang lebih sudah satu bulan. Dirinya bahkan masuk ke dalam DPO (daftar pencarian orang). 

Polres Pacitan menyebutkan pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban dan telah dilakukan pemeriksaan terhadap korban.

Menurut keterangan pelapor, saat itu Brigadir SA mengiming-imingi pelapor bisa membebaskan salah satu anggota keluarga yang saat ini ditahan di Mapolres Pacitan. Dengan dalih itu, brigadir SA meminta uang senilai Rp30 juta.

Pelapor menyanggupi permintaan Brigadir SA dengan menyerahkan sejumlah uang yang diminta. Namun, hingga waktu yang ditentukan justru pelapor tak kunjung mendapatkan keterangan pembebasan itu.

“LPM tanggal 16 April, Korban sudah kita periksa dan rencana  adik  korban selaku orang yang mengetahui saat penyerahan uang masih kita lakukan pemeriksaan. Uang diserahkan dua kali. Pertama SA minta Rp20 juta dan beberapa hari kemudian minta lagi Rp10 juta. Total Rp30 juta,” terang AKP Choirul Maskanan, Kasatreskrim Polres Pacitan.

AKP Choirul Maskanan menambahkan kasus yang melibatkan Brigadir SA saat ini masih dalam proses penyelidikan. Untuk perkara kedisiplinan Brigadir SA akan ditangani propam. Selanjutnya untuk pidana umumnya di tangani reskrim.

“Dengan memeriksa baik keluarga korban dan orang-orang yang mengetahui, termasuk juga Brigadir SA, hasilnya nanti dibuat sebagai bahan gelar untuk ditentukan naik sidik atau tidak. Apabila sudah cukup bukti otomatis dinaikkan ke tingkat penyidikan,” tegasnya.

Langkah penerbitan DPO dilakukan sebagai upaya hukum agar terduga tersangka dapat segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

Selain uang puluhan juta rupiah, Brigadir SA juga membawa kabur satu unit motor honda Vario milik teman polisi. Brigadir SA juga diduga terlibat pencurian sepeda motor di parkiran sebuah kafe karaoke kawasan Tamperan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:33
02:53
07:16
00:53
01:07
05:10

Viral