news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Khofifah Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter I di Asrama Haji Surabaya.
Sumber :
  • tim tvone - sandi irwanto

Gubernur Khofifah Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter I di Asrama Haji Surabaya

Gubernur Khofifah sambut kepulangan 378 jemaah haji Kloter I Debarkasi Surabaya asal Kabupaten Probolinggo.
Selasa, 2 Juni 2026 - 11:55 WIB
Reporter:
Editor :

Surabaya, tvOnenews.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut kepulangan 378 jemaah haji Kloter I Debarkasi Surabaya asal Kabupaten Probolinggo di Asrama Haji Surabaya, Senin (1/6) malam.

Setibanya di Asrama Haji Surabaya, para jemaah haji terlebih dahulu melakukan Imigration Seamless Process Corridor Gate dari Imigrasi yang dilanjutkan cek suhu tubuh (thermal scaner) dari Kementrian Kesehatan. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah haji ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

“Alhamdulillah kita menyambut para jemaah haji dalam keadaan fresh dan semoga seluruh jemaah haji mendapatkan gelar haji mabrur dan mabruroh. Selamat datang kembali di tanah air," ujarnya. 

Gubernur Khofifah juga mendoakan agar seluruh ibadah yang telah dilaksanakan para jemaah diterima oleh Allah SWT serta membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat.

“Semoga Bapak dan Ibu menjadi haji yang mabrur dan hajah yang mabrurah, serta semakin meningkat kualitas keimanan dan ketakwaannya,” katanya. 

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Khofifah mengapresiasi layanan publik yang dilakukan oleh Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI yang menghadirkan alat Imigration Seamless Process Corridor Gate pada saat kedatangan jemaah haji di tanah air. 

Sebelumnya, penggunaan alat fast track juga telah dilakukan di Bandara Soekarno Hatta yang diperuntukkan bagi para jemaah haji yang akan melaksanakan keberangkatan. 

Gubernur Khofifah yang juga sebagai Koordinator PPIH Embarkasi Surabaya mengungkap bahwa alat ini merupakan bentuk teknologi pemeriksaan perbatasan biometrik mutakhir yang memungkinkan penumpang melewati pemeriksaan imigrasi tanpa harus berhenti. 

Menurutnya, digital ekosistem inilah yang memudahkan para jemaah haji yang tidak perlu mengantri melakukan pemeriksaan yang hanya melihat iris saja tanpa harus di cap paspornya. 

"Teknologi ini memudahkan jemaah haji yang hanya melewati dan terdeteksi oleh sensor Iris (mata) sehingga tanpa mengeluarkan paspor dan pemeriksaan dilakukan sangat cepat serta berdasarkan azas prudent atau kehati hatian," jelasnya. 

"Kita berterima kasih atas seluruh inovasi layanan publik yang dilakukan memberikan kemudahan dan percepatan kepada seluruh jemaah haji yang tiba di tanah air," imbuhnya.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:06
03:52
04:26
01:37
01:24
06:07

Viral