- tim tvOne
Warga Mojokerto Sambut Hari Bhayangkara Ke-80 dengan Mewujudkan Kamtibmas Kondusif
Mojokerto, tvOnenews.com - Polres Mojokerto melaksanakan penilaian atas Lomba Satkamling dan Lomba Bhabinkamtibmas Teladan yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 untuk mendorong peningkatan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, Rabu (11/06).
Penilaian ini dilakukan oleh dua tim juri yang menyasar empat lokasi Poskamling. Tim I meninjau Poskamling RT 07 RW 02 Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro dan Poskamling RT 11 RW 04 Desa Curahmojo, Kecamatan Pungging. Sedangkan Tim II menilai Poskamling RT 02 RW 01 Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas dan Poskamling RT 01 RW 01 Dusun Podorejo, Desa Sajen, Kecamatan Pacet.
"Penilaian ini bukan sekadar lomba tapi bentuk apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menghidupkan Siskamling. Keamanan dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu RT dan RW," ungkap Kapolres Mojokerti AKBP Andi Yudha Pranata.
Aspek yang dinilai meliputi administrasi Poskamling seperti buku mutasi, buku tamu, buku inventaris, jadwal ronda, dan data kerawanan kamtibmas. Tim juga mengecek keaktifan petugas ronda serta partisipasi warga dalam penyelenggaraan Sistem Keamanan Lingkungan secara berkelanjutan.
"Sarana prasarana dan kelengkapan peralatan menjadi fokus lain. Kondisi bangunan pos, papan data, penerangan lingkungan, inventaris, kentongan, senter, rompi ronda, hingga alat komunikasi diperiksa detail. Penilai mengapresiasi beberapa pos yang sudah dilengkapi penerangan memadai dan inventaris tertata rapi," jelasnya.
Sistem keamanan lingkungan yang diterapkan masyarakat juga menjadi bahan penilaian. Tim melihat mekanisme pelaporan kejadian, pola patroli, dan sinergitas antara pengelola Poskamling dengan Bhabinkamtibmas serta pemerintah desa. Kolaborasi ini dinilai kunci menciptakan rasa aman yang berkelanjutan.
Secara bersamaan, Lomba Bhabinkamtibmas Teladan turut dinilai. Parameternya mencakup administrasi, inovasi, problem solving, pembinaan dan penyuluhan ke masyarakat, deteksi dini gangguan kamtibmas, hingga kemitraan dengan pemerintah desa dan unsur masyarakat di wilayah binaan.
"Seluruh peserta menunjukkan kesiapan, keaktifan, serta sinergitas yang baik. Kami melihat semangat gotong royong warga masih kuat. Hasil penilaian akan direkap untuk menentukan peserta terbaik tingkat Polres Mojokerto 2026," ungkap AKBP Andi.
Rekapitulasi nilai akan segera dilakukan. Pemenang diharapkan menjadi role model bagi desa lain dalam membangun lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.(timtvOnenews)