- tim tvone - happy oktavia
Rumah Penetasan Terbesar Telur Penyu di Dunia Ada di Banyuwangi
Banyuwangi, tvOnenews.com – Kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Banyuwangi memang tidak ada habisnya. Selain destinasi wisata alamnya yang indah, di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini juga ada satu-satunya rumah pusat penetasan telur penyu buatan di Indonesia, bahkan di dunia. Sebab rumah penetasan ini memiliki kapasitas bisa menampung hingga 20 ribu butir telur penyu.
Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF) adalah inisiator sekaligus pengelola fasilitas konservasi mutakhir ini. Sejak didirikan pada tahun 2011 hingga saat ini, BSTF atau Yayasan Penyu Banyuwangi ini dimotori Wiyanto Haditanodjo yang tetap konsisten mengelola yayasan non-profit ini.
Tidak heran, BSTF selalu menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan reptil laut purba tersebut dari ancaman kepunahan.
“Setiap musim penyu bertelur tiba, BSTF berhasil menyelamatkan puluhan ribu butir telur untuk kemudian ditetaskan dan dilepasliarkan kembali ke samudra luas,” ungkap pria yang akrab dipanggil Wiwit ini, Kamis (9/7).
Keberadaan pusat penetasan ini menjadi sangat vital mengingat posisi geografis Banyuwangi yang unik. Antara bulan Februari hingga Agustus, pesisir Banyuwangi kerap menjadi jujukan kawanan penyu untuk bertelur.
“Banyuwangi menjadi satu-satunya kabupaten di Indonesia yang menjadi habitat pendaratan 4 jenis penyu sekaligus dari total 7 spesies yang ada di dunia. Ada Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea), Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) dan Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea),” beber Wiwit.
Membiarkan telur penyu menetas secara alami di pantai, tambah Wiwit, kini menghadapi risiko kegagalan yang sangat tinggi. Di alam liar, potensi kematian embrio maupun tukik (anak penyu) dipicu oleh banyaknya predator alami serta aktivitas manusia.
Saat ini, ada ancaman baru yang jauh lebih mengerikan bagi reptile laut purba ini adalah Pemanasan Global (Global Warming). Suhu pasir yang semakin panas akibat perubahan iklim memicu fenomena ketidakseimbangan jantan dan betina. Suhu tinggi menyebabkan mayoritas telur menetas menjadi penyu berjenis kelamin betina.
"Secara biologis, rantai reproduksi penyu sangat unik. Untuk bisa memproduksi telur yang subur, satu penyu betina membutuhkan pembuahan dari 4 sampai 6 penyu jantan," ungkapnya.