- tim tvOne
Ponpes Al-Amien Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah ke-234, Ribuan Jemaah Diprediksi Hadir
Ketua Panitia Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah ke-234, KH. Junaidi Rasyidi, mengatakan penyelenggaraan tahun ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum memperkokoh hubungan dengan Allah SWT sekaligus memperkuat persaudaraan dan kecintaan terhadap tanah air.
“Melalui Idul Khotmi Nasional ke-234 ini, kami mengajak seluruh jemaah untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui dzikir yang istiqamah, memperkokoh ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan komitmen cinta kepada tanah air sebagai bagian dari pengamalan ajaran Islam yang rahmatan lil’alamin,” ujarnya.
Menurutnya, panitia telah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pemerintah empat kabupaten di Madura, TNI, Polri, tenaga kesehatan, relawan, dan berbagai instansi terkait guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, nyaman, dan khidmat.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, KH. Ahmad Fauzi Tijani, menyebut kepercayaan menjadi tuan rumah merupakan amanah besar bagi pesantren.
“Kami menyambut seluruh jemaah sebagai saudara seiman yang datang untuk memperkuat dzikir, mempererat ukhuwah, dan memperbaharui komitmen pengabdian kepada Allah SWT serta kepada bangsa dan negara,” katanya.
Ia menegaskan bahwa ajaran Tarekat Tijaniyah tidak hanya membentuk pribadi yang dekat kepada Allah SWT, tetapi juga melahirkan insan yang berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, serta memiliki tanggung jawab menjaga persatuan bangsa.
Selain aspek spiritual, penyelenggaraan Idul Khotmi Nasional juga diperkirakan memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Panitia menggelar bazar dan ekspo yang diikuti 121 pelaku UMKM dari empat kabupaten di Madura, serta menghadirkan hiburan religi berupa Gebyar Rebana.
Seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari keamanan, rekayasa lalu lintas, pelayanan kesehatan, kebersihan, parkir, hingga pelayanan jemaah telah dipersiapkan melalui koordinasi bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan berbagai pihak terkait.
Melalui penyelenggaraan Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah ke-234 ini, panitia juga berharap dapat memperkokoh persatuan bangsa dan membangun peradaban Indonesia yang religius, harmonis, dan berkeadaban. (far)