news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Khofifah Kirim 64,4 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Gubernur Khofifah Kirim 64,4 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Fokus Kebutuhan Logistik dan Obat-Obatan, Siapkan Tim Trauma Healing

Pemerintah Provinsi dan masyarakat Jatim mengirimkan bantuan kemanusiaan sebanyak 64,4 ton untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:14 WIB
Reporter:
Editor :

Surabaya, tvOnenews.com – Pemerintah Provinsi dan masyarakat Jawa Timur kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan sebanyak 64,4 ton untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan diberangkatkan melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (20/8) sore. 

Bantuan dikirim menggunakan kapal Dharma Rucitra VII dengan tujuan Labuan Bajo. Berbagai kebutuhan yang dibawa meliputi obat-obatan, bahan permakanan, perlengkapan mandi dan hygiene, dan perlengkapan mandi. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk nyata semangat persaudaraan dan kegotongroyongan antar daerah.Berbagai elemen masyarakat Jawa Timur serta Pemprov Jawa Timur InsyaAllah akan memberikan dukungan bantuan kemanusiaan untuk NTT dapat terus ditambah hingga mencapai lebih dari 100 ton sesuai kebutuhan di lapangan. 

“Insya Allah hari ini yang sudah terkumpul sekitar 64,4 ton. Target sampai 100 ton yang bisa kita support. Persaudaraan dan kegotongroyongan harus dibangun semaksimal mungkin,” ujar Khofifah setelah mengecek bantuan di Pelabuhan Tanjung Perak.

Khofifah menjelaskan, respons Pemprov Jawa Timur terhadap bencana gempa NTT telah dilakukan secara bertahap sejak 16 Agustus 2026. Pada tahap awal, BPBD Jawa Timur mengirimkan tujuh personel untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan awal di lokasi terdampak. 

Dukungan kemudian dilanjutkan pada 17 Agustus 2026 pagi, setelah pelaksanaan apel renungan suci. Pemprov Jawa Timur mengirimkan 8,4 ton bantuan menuju wilayah Ende yang menjadi salah satu daerah terdampak berat dan memiliki konektivitas dengan kawasan Labuan Bajo. Tanggal 17 pagi juga dikirim tenaga medis dan paramedis serta obat obatan. Mereka
telah bergabung di rumah sakit setempat. Selain kebutuhan dasar, pengiriman bantuan kali ini juga memperkuat dukungan di bidang kesehatan. Obat-obatan yang dibawa telah disesuaikan dengan kebutuhan medis yang sebelumnya diidentifikasi oleh tim dokter Jawa Timur yang telah lebih dahulu berada di lokasi bencana.

Tim dokter juga akan ditambahkan yang akan berangkat tanggal 22 Agustus. Mereka
saling terkoneksi terhadap penenuhan kebutuhan setempat.

“Dari mereka dilakukan identifikasi apa saja kebutuhan obat. Sekarang ini kita bawa obat-obat cukup banyak sesuai kebutuhan yang dimaksud,” ungkapnya. Selain itu, Khofifah  menambahkan, tim dokter Jawa Timur saat ini telah bergabung dengan rumah sakit darurat yang dikoordinasikan Kementerian Kesehatan. Langkah tersebut dilakukan agar dukungan tenaga kesehatan dan obat-obatan dapat diberikan secara tepat sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:43
01:56
05:32
01:56
05:54
05:09

Viral