news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Limbah jarum suntik dan bahan medis B3 yang viral berserakan di saluran air exit Tol Tambak Sumur, Sidoarjo.
Sumber :
  • TikTok/@msaiful_rohman

Viral Limbah Ribuan Jarum Suntik Ditemukan Berserakan di Saluran Air Exit Tol Tambak Sumur, Ulah Siapa?

Dinkes Sidoarjo, Surabaya, dan RSUD Eka Candrarini Surabaya merespon video viral temuan limbah medis B3 jarum suntik bekas di selokan exit Tol Tambak Sumur.
Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:05 WIB
Reporter:
Editor :

Dari kejadian ini, pihak Dinkes Sodarjo akan terus memantau rumah sakit dan klinik di wilayahnya. Lakhsmie menegaskan, pihaknya tak segan memberikan sanksi sesuai ketentuan apabila terdadpat fasilitas kesehatan di Sidoarjo terbukti melakukan pelanggaran.

Reaksi Dinkes Surabaya

Dinkes Surabaya turut menanggapi penemuan limbah medis B3 yang memicu keresahan warga. Kepala Dinkes Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh menjelaskan tidak adanya recapping atau tindakan memasang kembali tutup pelindung setiap setelah menggunakan jarum suntik.

"Pasti itu bukan punyanya rumah sakit, apalagi kalau jarumnya masih menempel. Nanti jarum itu langsung masuk ke safety box semuanya dan tidak dikembalikan lagi karena berisiko tertusuk jarum untuk petugasnya," kata dr. Billy.

Lanjut dr. Billy, nantinya akan ada pemisahan antara bagian spuit atau tabung jarum dengan jarum. Hal itu biasanya terjadi setelah pemakaian jarum suntik sehingga keduanya harus dimasukkan ke dalam safety box yang tersegel.

"TPS limba B3 itu nanti RSUD EC sudah bekerja sama dengan PT Wastec Internasional. PT Wastec itu setiap dua hari sekali akan mengambil limbahnya. Jadi, transportasi dan pengelolaan limbah B3 sudah di satu perusahaan," paparnya.

Kadinkes Kota Surabaya itu mengatakan, izin mengenai seluruh prosedur dan izin pengelolaan limbah B3 itu sudah ada. Bahkan, bagian ini telah sesuai dengan standar akreditasi rumah sakit dan Kementerian LH.

Ia menyoroti perbedaan merek spuit pada jarum suntik dari limbah tersebut. Bahan yang digunakan RSUD EC bermerek Nipro, sementara limbah yang ditemukan did selokan itu bermerek OneMed.

RSUD Eka Candrarini Surabaya Bantah Limbah Jarum Suntik yang Viral Miliknya

Direktur Utama RSUD Eka Candrarini, dr. Listyorini Rarasingtyas membantah limbah jarum suntik tersebut milik pihaknya. Ia menyoroti perbedaan merek limbah yang berserakan di saluran air exit Tol Tambak Sumur, Sidoarjo.

"Kalau di Rumah Sakit EC itu, kita pakainya merek Nipro, sedangkan yang ditemukan di lokasi itu bukan merek Nipro. Kita tidak pernah beli merek itu sejak rumah sakit berdiri," tegas Tyas.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral