- tvOne - Khumaidi
Erupsi Anak Krakatau Berdampak, 16 Penerbangan di Bandara Juanda Disesuaikan
Sidoarjo, tvOnenews.com - Aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak pada operasional sejumlah bandara di sekitar wilayah tersebut. Kondisi itu menyebabkan penyesuaian operasional penerbangan di beberapa bandara, termasuk Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdana Kusuma, dan Bandara Radin Inten II Lampung.
Kondisi tersebut kemudian menimbulkan dampak berantai terhadap konektivitas dan rotasi penerbangan, sehingga turut memengaruhi sebagian operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.
Hal tersebut disampaikan General Manager Angkasa Pura Bandara Internasional Juanda Surabaya, M. Tohir.
"Bandara Internasional Juanda terus melakukan pemantauan serta koordinasi secara intensif bersama maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan penyesuaian operasional dapat ditangani dengan baik dan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan optimal," ucapnya.
"Berdasarkan kondisi operasional terkini, terdapat 16 penerbangan yang mengalami penyesuaian, dengan rincian 12 penerbangan mengalami pembatalan (cancel) dan 4 penerbangan mengalami penyesuaian jadwal atau keterlambatan (delay/standby)," lanjut M. Tohir.
M. Tohir mengatakan, sejumlah penerbangan yang terdampak antara lain Lion Air (LNI 690) rute CGK-SUB dengan STD 05.05 WIB, Batik Air (BTK 6584) rute CGK-SUB dengan STA 09.30 WIB, Batik Air (BTK 7513) rute HLP-SUB dengan STA 10.15 WIB, Citilink (CTV 738) rute CGK-SUB dengan STA 07.45 WIB, Citilink (CTV 351) rute UPG-SUB dengan STA 11.25 WIB, serta Garuda Indonesia (GIA 304) rute CGK-SUB dengan STA 08.30 WIB.
Selain itu, penerbangan yang terdampak meliputi Batik Air (BTK 6391) rute SUB-CGK dengan STD 05.05 WIB, Pelita Air (PAS 213) rute SUB-CGK dengan STD 06.10 WIB, Lion Air (LNI 693) rute SUB-CGK dengan STD 07.40 WIB, Batik Air (BTK 6585) rute SUB-CGK dengan STD 10.10 WIB, Batik Air (BTK 7516) rute SUB-HLP dengan STD 10.55 WIB, Batik Air (BTK 7510) rute SUB-HLP dengan STD 07.30 WIB, Citilink (CTV 739) rute SUB-CGK dengan STD 09.00 WIB, Citilink (CTV 350) rute SUB-UPG dengan STD 08.55 WIB, serta Garuda Indonesia (GIA 305) rute SUB-CGK dengan STD 07.05 WIB.
Sementara itu, untuk penerbangan dengan penyesuaian atau status standby, terdapat Garuda Indonesia (GIA 323) rute SUB-CGK dengan STD 08.20 WIB dan Garuda Indonesia (GIA 302) rute CGK-SUB dengan STA 09.30 WIB.
M. Tohir menambahkan, pihak Bandara Internasional Juanda juga memberikan pelayanan kepada penumpang yang terdampak penyesuaian penerbangan.
"Sebagai bentuk perhatian terhadap pengguna jasa yang terdampak, Bandara Internasional Juanda juga memberikan Service Recovery Activation berupa penyediaan makanan ringan dan minuman bagi penumpang yang mengalami penyesuaian perjalanan," tuturnya.
Selain itu, personel Airport Security, Terminal Inspector, dan Customer Service disiagakan di area terminal untuk memastikan pelayanan kepada penumpang terdampak tetap berjalan dengan baik. Petugas juga memastikan kebutuhan dan informasi yang diperlukan dapat diberikan secara maksimal.
Para pengguna jasa bandara diimbau untuk memeriksa status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai. Pengguna jasa juga dapat menghubungi Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor telepon 172 untuk mendapatkan informasi terkini serta mengikuti informasi dan arahan petugas selama berada di area terminal.
Bandara Internasional Juanda bersama seluruh stakeholder terkait berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa, serta memastikan pelayanan tetap diberikan secara optimal selama berlangsungnya penyesuaian operasional penerbangan.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pengguna jasa," pungkas M. Tohir. (khu/gol)